Bagikan Kabar Duka, Alshad Ahmad Malah Panen Hujatan, Publik: Udah Berapa Anak yang Mati di Tangan Lo?

Arendya Nariswari
Selasa 25 Juli 2023, 12:42 WIB
Alshad Ahmad (Sumber : Instagram/@alshadahmad)

Alshad Ahmad (Sumber : Instagram/@alshadahmad)

INFOSEMARANG.COM - YouTuber sekaligus sepupu dari Raffi Ahmad yakni Alshad Ahmad membagikan kabar duka melalui akun Instagram miliknya.

Pasalnya, Cenora salah satu anak harimau peliharaan Alshad Ahmad dikabarkan mati.

Alshad Ahmad tidak menjelaskan secara rinci apa yang menjadi penyebab anak harimau peliharaanya itu mati.

Baca Juga: Syahnaz Sadiqah, Raffi Ahmad, dan Alshad Ahmad Diduga Pernah Selingkuh, Benarkah Genetik Berpengaruh?

Ia menyebut dirinya papa bagi anak-anak harimau tersebut, mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian Cenora.

"Nggak nyangka Cenora pergi secepat ini. Padahal baru kemarin papa ajak main ke villa biar bisa lari-lari puas," tulis Alshad.

Alshad Ahmad tuai cibiran usai umumkan anak harimau peliharaanya matiAlshad Ahmad tuai cibiran usai umumkan anak harimau peliharaanya mati

Unggahan Alshad Ahmad mengenai anak harimau kesayangannya yang mati itu lantas viral di Twitter usai mendapat tanggapan dari salah sati mahasiswi S2 Biologi hewan yakni Indira Tendi.

Pemilik akun yang juga bekerja di konservasi hewan perimata tersebut lantas menjelaskan jika harimau yang tidak berada pada habitatnya akan cenderung mudah stres.

Baca Juga: Rilis Lagu Baru, Tiara Andini Beri Kode Putus dari Alshad Ahmad?

"Jadi total udah berapa anak harimaunya yang mati?" tanya Indira.

"Walau aman dari predator dan pemburu, tapi satwa di captivity lbih rentan stres. Kandang dengan ruang terbatas, suhu udara, tekstur tanah, tutupan kanopi dan suasana, berbeda dengan habitat aslinya," jelasnya.

Aktivitas Alshad yang kerap membuat konten harimau juga disinggung oleh Indira.

"Anak sekecil itu sudah berkelahi dengan adsense. Umur dua hari dipegang-pegang semua yang datang, boleh uyel-uyel bayi harimau yang baru lahir," imbuhnya.

Baca Juga: Tiara Andini Datang Sendirian ke Lamaran Mahalini dan Rizky Febian, Fix Putus dari Alshad Ahmad?

Bukan kali pertama, ternyata beberapa disebutkan anak harimau peliharaan Alshad Ahmad ada yang mati sebelum Cenora.

Tentu saja, sebagian besar warganet membela penjelasan Indira yang tahu betul mengenai habitat satwa liar.

Warganet juga merasa emosi atas matinya bayi harimau milik Alshad Ahmad itu.

"Udah berapa anak harimau yang mati di tangan lo?" ungkap salah seorang warganet.

Baca Juga: Cuitan Lawas Tiara Andini Soal Pelaku Pelecehan Kembali Viral, Warganet: Pantes Dapat Laki Begitu

"Emang bener, habitat harimau bukan di YouTube," imbuh warganet lain.

"Orang terobsesi melihara binatang yang harusnya tumbuh di alam liar tuh kenapa sih? Pngen kelihatan wow? Pengen kelihatan punya duit? Atau naluri pengen pamer aja?" tutur warganet lainnya emosi mendengar kabar bayi harimau Alshad Ahmad mati.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)