Selasa, 03 Nov 2026 Semarang RayaUmumBisnisPendidikanGaya Hidup
Beranda › Gaya Hidup
Gaya Hidup

Syahnaz Sadiqah, Raffi Ahmad, dan Alshad Ahmad Diduga Pernah Selingkuh, Benarkah Genetik Berpengaruh?

✍️ Rosiana Ch 🕒 21 Jun 2023 👁️ 14x dibaca
Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah, Alshad Ahmad (Sumber : Instagram)
Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah, Alshad Ahmad (Sumber : Instagram) Foto: Instagram

Imbas Syahnaz Sadiqah ketahuan selingkuh dengan Rendy Kjaernett, nama Raffi Ahmad dan Alshad Ahmad terseret.

INFOSEMARANG.COM -- Kabar Syahnaz Sadiqah diduga selingkuh dengan pemain FTV Rendy Kjaernett cukup menghebohkan pulik.

Seiring beredarnya kabar tersebut di media sosial, warganet kembali menyinggung isu perselingkuhan sang kakak, Raffi Ahmad dan sang sepupu, Alshad Ahmad.

Raffi Ahmad pernah diduga berselingkuh dari Nagita Slavina dengan pedangdut Ayu Ting Ting. Sementara Alshad Ahmad dituding pernah menduakan Tiara Andini, bahkan sampai menikah.

Akibatnya, netizen menilai bahwa keturunan dalam keluarga Ahmad merupakan sosok redflag.

Terlepas dari kasus ini, benarkah genetik berperan dalam sifat suka selingkuh?

Baca Juga: Kabar Juan Christian Mantan Syahnaz Sadiqah, Jarang Umbar soal Kehidupan Istri dan Anak

Melansir laman Insider, penelitian awal menunjukkan bahwa 20 persen kepribadian kita adalah keturunan.

Sedangkan studi tahun 2010 oleh peneliti Universitas Binghamton di New York, Amerika Serikat, menemukan orang yang punya jenis gen DRD4 lebih berisiko selingkuh.

Gen DRD4, atau polimorfisme DRD4 reseptor dopamin, merupakan gen 'pencari sensasi'.

Berdasarkan hasil temuan yang terbit di jurnal PLOS ONE, semakin banyak seseorang memiliki gen DRD4, maka semakin rentan untuk 'mencari sensasi'.

Artinya, mereka lebih tertarik untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan, seperti selingkuh dari pasangan, kecanduan alkohol dan judi.

Baca Juga: Diduga Selingkuh, Video Akting Mesra Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Viral, Dialognya soal Cinlok Relate Banget?

Alasannya karena ingin merasakan 'sensasi' yang berkaitan dengan gen DRD4.

Peneliti utama, Justin Garcia, juga mengatakan bahwa orang dengan gen DRD4 membutuhkan pelepasan dopamin atau hormon bahagia lebih banyak daripada rata-rata orang lainnya.

"Orang dengan gen DRD4 membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk merasa puas," pungkas Gracia.

RC
Rosiana ChPenulis
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update