Syahnaz Sadiqah, Raffi Ahmad, dan Alshad Ahmad Diduga Pernah Selingkuh, Benarkah Genetik Berpengaruh?

Rosiana Ch
Rabu 21 Juni 2023, 10:16 WIB
Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah, Alshad Ahmad (Sumber : Instagram)

Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah, Alshad Ahmad (Sumber : Instagram)

INFOSEMARANG.COM -- Kabar Syahnaz Sadiqah diduga selingkuh dengan pemain FTV Rendy Kjaernett cukup menghebohkan pulik.

Seiring beredarnya kabar tersebut di media sosial, warganet kembali menyinggung isu perselingkuhan sang kakak, Raffi Ahmad dan sang sepupu, Alshad Ahmad.

Raffi Ahmad pernah diduga berselingkuh dari Nagita Slavina dengan pedangdut Ayu Ting Ting. Sementara Alshad Ahmad dituding pernah menduakan Tiara Andini, bahkan sampai menikah.

Akibatnya, netizen menilai bahwa keturunan dalam keluarga Ahmad merupakan sosok redflag.

Terlepas dari kasus ini, benarkah genetik berperan dalam sifat suka selingkuh?

Baca Juga: Kabar Juan Christian Mantan Syahnaz Sadiqah, Jarang Umbar soal Kehidupan Istri dan Anak

Melansir laman Insider, penelitian awal menunjukkan bahwa 20 persen kepribadian kita adalah keturunan.

Sedangkan studi tahun 2010 oleh peneliti Universitas Binghamton di New York, Amerika Serikat, menemukan orang yang punya jenis gen DRD4 lebih berisiko selingkuh.

Gen DRD4, atau polimorfisme DRD4 reseptor dopamin, merupakan gen 'pencari sensasi'.

Berdasarkan hasil temuan yang terbit di jurnal PLOS ONE, semakin banyak seseorang memiliki gen DRD4, maka semakin rentan untuk 'mencari sensasi'.

Artinya, mereka lebih tertarik untuk melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan, seperti selingkuh dari pasangan, kecanduan alkohol dan judi.

Baca Juga: Diduga Selingkuh, Video Akting Mesra Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett Viral, Dialognya soal Cinlok Relate Banget?

Alasannya karena ingin merasakan 'sensasi' yang berkaitan dengan gen DRD4.

Peneliti utama, Justin Garcia, juga mengatakan bahwa orang dengan gen DRD4 membutuhkan pelepasan dopamin atau hormon bahagia lebih banyak daripada rata-rata orang lainnya.

"Orang dengan gen DRD4 membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk merasa puas," pungkas Gracia.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )