Pejabat Kejagung Tinggal di Kos Milik Rafael Alun yang Sudah Disita, Sebulan Tetap Bayar Rp 4 Juta

Noorchasanah Anastasia
Selasa 04 Juli 2023, 18:49 WIB
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengaku tinggal di kos milik Rafael Alun Trisambodo. (Sumber : Instagram @ketut_sumedana)

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengaku tinggal di kos milik Rafael Alun Trisambodo. (Sumber : Instagram @ketut_sumedana)

Pejabat Kejagung, Ketut Sumedana, mengaku tinggal di kos milik Rafael Alun yang ada di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

INFOSEMARANG.COM - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, rupanya tinggal di kos milik Rafael Alun Trisambodo.

Kos tersebut letaknya memang tak jauh dari Gedung Kejaksaan Agung.

Ditemui Aiman Witjaksono, Ketut mengaku jika dirinya sudah cukup lama tinggal di kos tersebut.

Ia memilih kos itu karena lokasinya yang tidak jauh dari tempat kerja.

Baca Juga: Datang dengan Semringah, Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Kejagung Jadi Saksi Kasus Korupsi BTS Kominfo

Ketut pun menyampaikan jika kos tersebut dibayar setiap bulannya senilai Rp 4 juta.

Diketahui, bangunan kos tersebut kini sudah disita oleh KPK karena kasus yang menjerat Rafael Alun.

"Awalnya saya tidak tahu kalau itu tempatnya Mas Alun, tapi setelah viral baru saya tahu, saya kaget," kata Ketut.

"Tapi jangan lupa, saya baya loh Rp 4 juta sebulan," lanjutnya.

"Bukan karena apa, saya memang ngekos di sana karena dekat dengan kantor," katanya.

Saat ditanya masih tinggal di kos tersebut atau tidak, Ketut mengaku masih tinggal di tempat tersebut.

"Bulan ini disuruh keluar sama teman-teman yang menyita tapi saya bilang salah," kata Ketut lagi.

Baca Juga: Kata Kejagung soal Aliran Dana Rp 27 Miliar ke Dito Ariotedjo Diduga Terkait Kasus BTS Kominfo

"Menurut saya biar yang disita tidak rusak, silakan kos dilanjutkan tapi bayar, uangnya masuk ke kas negara itu lebih cantik," lanjutnya.

Menurut Ketut, prinsip penyitaan aset oleh KPK tidak berarti harus merugikan orang yang menghuninya.

Hingga saat ini, diketahui Ketut masih tinggal di kos tersebut.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )