Kak Seto Ungkap Kondisi Siswa Pembakar Sekolah di Temanggung: Dibully Teman Bahkan Guru

Elsa Krismawati
Selasa 04 Juli 2023, 13:15 WIB
Seto Mulyadi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Sumber : Sumber: @kaksetosahabatanak)

Seto Mulyadi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (Sumber : Sumber: @kaksetosahabatanak)

INFOSEMARANG.COM-- Pemerhati anak, Seto Mulyadi menyatakan sudah membuka komunikasi dengan anak yang viral karena membakar sekolah.

Sebelumnya diketahui seorang siswa Sekolah Menengan Pertama (SMP) membakar sekolahnya lantaran sering dibully.

Tempat yang ia bakar adalah bagian sekolah yang biasanya menjadi lokasi perundungan.

Baca Juga: Saudara Kembar Rihana Rihani Si Penipu Iphone Tertangkap, Kerugian Total Rp89 Miliar

Seto Mulyadi atau yang biasa disapa Kak Seto mengungkapkan kondisi terbaru si anak tersebut.

Kondisi Psikologi siswa yang membakar SMP di Temanggung, Jawa Tengah, dalam kondisi baik. 

Kak Seto telah berkomunikasi melalui video call dengan orangtua dan siswa tersebut. 

Baca Juga: Dituduh Jadi Bekingan Al Zaytun, Moeldoko: Emang Gue Preman? Saya Bisa Marah

Dikutip Infosemarang.com dari Kompas TV, Kak Seto mengatakan.

"Saya menghubungi orangtua dan anak tersebut, saya tanyakan kondisi dan sebagainya, sekarang sudah mulai tenang," ungkap Seto seperti dikutip Infosemarang.com pada 4 Juli 2023.

Kak Seto menjelaskan perkembangan proses hukum oleh kepolisian kepada anak tersebut.

Baca Juga: Liburan di Jawa Tengah, 5 Rekomendasi Pantai Terindah dengan Pasir Putih Dekat Semarang

Ia menyebut selama pemeriksaan anak didampingi oleh dinas sosial dan orang tua.

Selama proses pemeriksaan, menurut Kak Seto, anak tersebut tidak ditahan. 

Karena masih di bawah umur Anak telah dikembalikan kepada orang tuanya. 

Baca Juga: Mellisa Anggraini Sindir Pihak Mario Dandy Soal Kasus Pencabulan Anak AG: Nanti Ada yang Nanya Lagi

Kak Seto mengatakan, dia sedang mengatur waktu untuk dapat menemui anak tersebut secara langsung.

Hal itu guna memastikan anak tersebut tetap mendapatkan hak untuk melanjutkan pendidikannya.

Disebutkan si anak tersebut mendapat pembullyan dari teman hingga guru di sekolahnya.

Baca Juga: Ramai di Media Sosial, UGM Bantah Kabar Mahasiswa Ketahuan Mesum Saat KKN

"Kalau tidak cocok dengan lingkungan yang tidak kondusif, dia mengaku di-bully teman bahkan guru," lanjutnya.

"Hal ini perlu dicari solusinya. Sekarang sisdiknas (mengatur) tidak hanya pendidikan formal, tapi juga informal," pungkasnya.

Baca Juga: Ramai di Media Sosial, UGM Bantah Kabar Mahasiswa Ketahuan Mesum Saat KKN

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)