Ditjen Pas Ngeles soal Mario Dandy Telepon dari Lapas, Pengacara David Ozora: Jam 23.30 Itu Jam Kerja?

Noorchasanah Anastasia
Senin 03 Juli 2023, 17:21 WIB
Mellisa Anggraini sebut Shane Lukas berperan dalam memuluskan niat jahat Mario (Sumber : instagram @mellisa_angrain1z)

Mellisa Anggraini sebut Shane Lukas berperan dalam memuluskan niat jahat Mario (Sumber : instagram @mellisa_angrain1z)

Pengacara dan ayah David Ozora tanggapi pernyataan Ditjen Pas soal Mario Dandy yang menelepon saksi pada jam kerja.

INFOSEMARANG.COM - Pengacara David Ozora, Mellisa Anggraini, menanggapi pernyataan Ditjen Pas Kemenkumham terkait Mario Dandy Satrio yang menelpon seorang saksi dari dalam tahanan.

Ditjen Pas menyebut jika Mario menelepon dalam waktu jam kerja yang diberikan lapas.

Yakni pada Senin-Jumat pada jam kerja dan layanan ini bisa digunakan secara gratis untuk semua penghuni lapas.

Namun Mellisa menyebut jika Mario Dandy melakukan telepon pada tengah malam bukan jam kerja seperti yang dijelaskan Ditjen Pas.

Baca Juga: Mario Dandy Diduga Telepon Saksi dari Dalam Sel Tahanan, Ayah David Ozora: Bocah Ini Dilepas Saja, Saya Urus Sisanya

Mellisa juga menegaskan jika nomor telepon yang dipakai Mario bukan nomor telepon lapas melainkan nomor ponsel pribadi.

"Telp yang dipakai Mario Dandy ini no hp pribadi, kita sudah dapat contact nya dan begitu di cek sdh disave oleh beberapa orang, bahkan ada chat2 nya, masih mau ngeles Ditjen Pas??!!!
@mohmahfudmd @ditjenpas," tulis Mellisa melalui cuitan di Twitternya, Minggu 2 Juli 2023.

Pada cuitan selanjutnya, Mellisa menyebut jika Mario Dandy menelepon sekitar pukul 23.36 WIB.

"Komunikasi si Mario Dandy ini jam 23.36 Malam, apa itu masih di jam kerja??!!!" tulis Mellisa.

Baca Juga: Mario Dandy Diminta Bayar Restitusi Rp 100 M, Pengacara David Ozora Bantah Incar Harta Rafael Alun

Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, pun juga ikut menanggapi soal pernyataan Ditjen Pas ini.

Melalui cuitan di Twitternya, Senin 3 Juli 2023, Jonathan menyebut hal ini sebagai komedi.

"Puncak komedi sistem hukum indonesia. Jangan pernah salahkan jika terjadi sesuatu yang tidak sesuai hukum negeri ini. Cc @mohmahfudmd," tulis Jonathan.

Sebelumnya, Jonathan Latumahina juga memberikan sindiran untuk JPU.

Ia terang-terangan akan mengurus Mario Dandy jika pelaku kekerasan pada putranya itu benar-benar dibebaskan dari jeratan hukum.

"Bocah ini dilepas saja pak @ST_Burhanuddin @mohmahfudmd. Saya urus sendiri sisanya," tulis Jonathan melalui akun Twitternya.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)