Panji Gumilang Yakin Wanita Bisa Jadi Imam dan Khatib: Itu kan Hak Asasi Manusia

Rosiana Ch
Jumat 30 Juni 2023, 16:44 WIB
Panji Gumilang disebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak mau kooperatif (Sumber : Kompas TV)

Panji Gumilang disebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat tak mau kooperatif (Sumber : Kompas TV)

INFOSEMARANG.COM -- Pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaitun, Panji Gumilang, mengatakan bahwa perempuan bisa menjadi imam salat dan khatib.

Khatib merupakan orang yang menyampaikan khotbah pada saat salat Jumat.

Menurut Panji Gumilang, setiap manusia, termasuk perempuan, memiliki hak yang sama seperti laki-laki.

Baca Juga: Anwar Abbas Waketum MUI Sebut Kasus Al Zaytun dan Panji Gumilang Hanya Pengalihan Isu

"Saya yakin bisa. Ini, yang kita katakan ini, manusia yang punya hak untuk hidup dan beragama dan menjadi, katakan khatib," kata Panji Gumilang, mengutip @viralno.1 pada Jumat (30/6/2023).

Panji Gumilang mengaku bahwa gagasan tersebut merupakan cita-citanya yang sebentar lagi akan diumumkan kepada para santri.

Meski banyak pertentangan, Panji Gumilang akan tetap mengumumkan gagasan tersebut.

Baca Juga: Viral Kasus Ponpes Panji Gumilang Diduga Ajarkan Hal Menyimpang, Ridwan Kamil akan Beri Konsekuensi jika Tak Kooperatif

Sebab, menurut Panji Gumilang, ini adalah masalah hak asasi.

"Kan itu hak asasi. Jadi yang memberi pesan keagamaan itu jangan laki-laki saja, wanita juga harus diberi hak untuk menyampaikan di mimbar," pungkasnya.

Warganet yang mendengar pernyataan Panji Gumilang pun kesal.

Baca Juga: Viral Video Panji Gumilang Labrak Aparat Berpakaian Preman saat Massa Indramayu Demo di Ponpes Al-Zaytun

"Tolonglah ini sudah tidak benar, tidak bermadzhab jadi tolong segera tutup ponpesnya dan tangkap pimpinannya," ujar seorang netizen.

"Ini orang kalo dibiarin terus bisa seenaknya, lama-kelamaan dia akan mengaku sebagai nabi. Sudah banyak dari orang yang menyimpang seperti itu," ujar netizen yang lain.

"Agama simbolnya Al-Qur'an, udah dijelaskan di dalamnya bukan urusan hak asasi manusia yang mau dibahas hubunganmu dengan Allah, bukan manusia," tandas lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )