Viral Video Panji Gumilang Labrak Aparat Berpakaian Preman saat Massa Indramayu Demo di Ponpes Al-Zaytun

Noorchasanah Anastasia
Jumat 16 Juni 2023, 15:31 WIB
Viral video Pemilik Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, marahi 3 aparat berpakaian preman. (Sumber : Instagram @bekasikepo)

Viral video Pemilik Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, marahi 3 aparat berpakaian preman. (Sumber : Instagram @bekasikepo)

Tiga pria yang mengaku aparat penegak hukum kena semprot Panji Gumilang di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

INFOSEMARANG.COM - Viral video Pemilik Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang, yang melabrak seorang pria mengaku aparat penegak hukum.

Tiga pria yang berpakaian tanpa seragam tersebut mengaku datang dari Bandung untuk melakukan pantauan di Ponpes milik Panji Gumilang.

Panji pun meradang karena ada petugas dari wilayah lain yang datang lantaran sudah ada aparat dari wilayah setempat yang berjaga.

Baca Juga: Video Detik-detik Pemotor Hantam Tembok Rumah Warga Genuk, Diduga Gara-gara Rem Blong

Momen tersebut terjadi bersamaan dengan unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga Indramayu di Ponpes Al-Zaytun, Kamis 15 Juni 2023.

Terlihat pada video, Panji Gumilang mendatangi ketiga aparat dari Bandung yang sedang berada di sebuah warung.

"Apa urusanmu dari Bandung, di Indramayu sudah ada yang jaga," kata Panji.

Ia langsung menggertak dengan menanyakan surat tugas milik ketiga aparat tersebut.

Namun Panji semakin naik pitam kala yang ditunjukkan hanya kartu tanda pengenal.

"Surat tugas, bukan kartu pengenal," katanya dengan nada tinggi.

Baca Juga: Viral Video 2 Pekerja Pabrik Sepatu di Rembang Mesum di Toilet, Ternyata Si Pria Miliki Istri sedang Hamil Tua

Saat pria diduga aparat tersebut akan duduk, Panji Gumilang kembali menggertak.

Ia meminta para petugas tersebut untuk berdiri bahkan melarang merokok di area teresbut.

"Jangan bergerak kemana-mana, jangan main-main. Jangan kamu masuk sembarangan," ancamnya.

Panji juga sempat meminta bawahannya untuk memotret para petugas tersebut.

Setelahnya, Panji pun langsung meninggalkan lokasi tersebut dalam keadaan marah.

Ramai diberitakan Panji Gumilang menuai kontroversi terkait ajaran di Ponpesnya.

Baca Juga: Viral Anggota Brimob di Riau Bongkar Perintah Komandannya, Diminta Cari Dana hingga Ratusan Juta

Nama Panji Gumilang kerap dikaitkan dengan gerakan Darul Islam.

Panji Gumilang juga dituduh menyebarkan ajaran yang menyimpang di pesantren tersebut.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )