Pernah Liat Hewan Kurban Seperti Menangis Saat Hendak Disembelih? Ternyata Ini Artinya

Wildan Apriadi
Selasa 27 Juni 2023, 15:27 WIB
Hewan kurban yang hendak disembelih kadang terlihat seperti menangis (Sumber : pexels.com)

Hewan kurban yang hendak disembelih kadang terlihat seperti menangis (Sumber : pexels.com)

INFOSEMARANG.COM - Pada momen Idul Adha seperti saat ini, hewan-hewan kurban tengah dipersiapkan untuk disembelih.

Pelaksanaan ibadah sembelih hewan kurban pada saat Idul Adha merupakan salah satu bentuk ketaatan umat muslim kepada Allah SWT.

Mungkin terkadang, sebagian orang tidak tega melihat hewan akan disembelih saat pelaksanaan kurban Idul Adha.

Baca Juga: Siapa Helena Octavianne, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Disorot Usai Kasus Revenge Porn Terkuak, ini Profilnya!

Bahkan tak jarang, hewan yang hendak dikurbankan memberi reaksi pada saat akan disembelih seperti berontak hingga terlihat seperti menangis.

Menurut penelitian ilmiah, hewan yang mengeluarkan air mata saat hendak dikurbankan karena mereka memiliki kelenjar air mata.

Hal itu bermanfaat untuk mencegah iritasi pada hewan, seperti contohnya unta memerlukan banyak cairan untuk melindungi matanya dan terhindar dari paparan sinar matahari.

Baca Juga: Deretan Pesepakbola Dunia yang Mulai Dikenal dari Turnamen Piala Dunia U-17, mulai Cesc Fabregas hingga Phil Foden

Untuk sapi sendiri juga sama, mengeluarkan air mata karena memiliki kelenjar lakrimal yang mengandung air dan protein.

Selain itu hewan tidak memiliki rasa emosional, berbeda dengan manusia yang memiliki rasa emosional.

Apakah hewan merasakan sakit saat disembelih? Jawabannya tidak merasakan sama sekali, hal itu menurut penelitian sains yang pernah dibuktikan oleh dua ilmuan asal Jerman.

Penjelasan tersebut selengkapnya bisa dibaca diartikel ini "Hewan Kurban Ternyata Tidak Merasakan Sakit Ketika Disembelih, Sains Ungkap Hasil Penelitian Ini".

Baca Juga: Tasyi Athasyia Bakal Buktikan Tuduhan Mantan Karyawannya Hanya Fitnah, Sore Ini Gelar Konferensi Pers Lagi

Hewan yang disembelih memberontak saat hendak disembelih, hal itu lantaran kaget pada saraf otot- ototnya.

Jadi, jika Anda melihat hewan kurban terlihat seperti menangis pada saat akan disembelih, hal itu sangatlah normal.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)