Putra Pendiri NU Sebut Al Zaytun Sudah Menyimpang dari Aswaja :Alirannya Beda...

Elsa Krismawati
Minggu 25 Juni 2023, 16:18 WIB
Sosok KH Muhammad Hasib Wahab (Sumber : NU Online)

Sosok KH Muhammad Hasib Wahab (Sumber : NU Online)

INFOSEMARANG.COM-- Anak pahlawan nasional dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Hasib Wahab Hasbullah ikut komentari soal Ponpes Al Zaytun.

Seperti diketahui Al Zaytun sedang mendapat sorotan karena dugaan ajaran sesat yang dilakukan pimpinannya, Panji Gumilang.

Dilansir suara.com, Kiyai Hasib menyebut, aliran paham keagamaan dan kebangsaan yang dianut oleh Pesantren Al Zaytun berbeda dengan aliran paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga: Tim Investigasi Pemerintah Provinsi Jabar Sebut Al Zaytun Tak Kooperatif

Adapun Aswaja adalah bentuk yang banyak dianut oleh mayoritas umat Islam di Indonesia.

"Dilihat dari latar belakang pemikirannya  itu kan memang suatu pengejawantahan daripada kelanjutan negara Islam (NII)," katanya seperti dikutip Infosemarang.com pada 25 Juni 2023.

"Jadi, otomatis alirannya beda dengan Aswaja yang moderat seperti yang diakui di Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga: Disebut Tim Gercep, dr. Richard Lee Ngaku Lady Nayoan yang Menghubunginya Lebih Dulu

Lebih lanjut, Kiai Hasib menduga, keyakinan pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang terhadap ideologi Pancasila hanyalah kamuflase untuk menutupi maksud lain dibaliknya.

Menurutnya, Pesantren Al Zaytun sudah layak menerima dugaan sebagai salah satu pusat gerakan NII yang mengajarkan ideologi yang radikal dan menyimpang.

"Jangan-jangan Pancasilanya itu merupakan suatu kamuflase atau bagaimana," ucapnya.

Baca Juga: Drawing Piala Dunia U-17 2023 Bakal Digelar di Jakarta, FIFA Siap Bahas Soal Stadion yang akan Dipakai, Stadion GBK Termasuk?

"Tapi niat pertamanya itu yaitu, supaya membentuk suatu generasi penerus yang Wahabi lah, dalam arti paham yang keras," lanjutnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini mengatakan, dulu Al-Zaytun menjadi kuat karena dilindungi oleh pemerintah Orde Baru.

Namun, menurutnya, sekarang ini masyarakat sudah lebih cerdas dan informasi serba terbuka.

Baca Juga: FIX! Dieng Culture Festival 2023 Resmi Dibatalkan, ini Penyebabnya

Sehingga sulit untuk ditutupi dan harus segera diselesaikan.

Ia menegaskan kembali bahwa jika pun Al Zaytun atau Panji Gumilang nantinya terbukti tidak melanggar undang-undang dan mengakui Pancasila sebagai ideologi, itu hanyalah kamuflase saja.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )