Wakil Presiden Maruf Amin Perintahkan Mahfud MD Usut Ajaran Sesat Ponpes Al Zaytun

Elsa Krismawati
Kamis 22 Juni 2023, 15:59 WIB
Maruf Amin akan berkoordinasi dengan Mahfud MD tindaklanjuti Ponpes Al Zaytun (Sumber : instagram @kyai.marufamin)

Maruf Amin akan berkoordinasi dengan Mahfud MD tindaklanjuti Ponpes Al Zaytun (Sumber : instagram @kyai.marufamin)

INFOSEMARANG.COM- Maruf Amin angkat bicara soal isu ajaran sesat di Pondok Pesantren Al Zaytun.

Wakil Presiden menyoroti perihal ajaran di Ponpes Al Zaytun yang diduga tak sesuai dengan islam.

Hal ini disampaikan Maruf Amin setelah mencuat berbagai persoalan dan kontroversi dari Ponpes Al Zaytun.

Baca Juga: MUI dan NU Sepakat Tegaskan Ajaran Ponpes Al Zaytun Sesat!

Mulai dari salam yang berbeda, hingga shaf sholat campur laki-laki dan perempuan.

Dikutip Infosemarang.com dari MetroTV pada Kami 22 Juni 2023, Maruf Amin memberikan arahan.

"Saya minta nanti untuk dikoordinasikan di tingkat Menko Polhukam," ucap Maruf seperti dikutip Infosemarang.com pada 22 Juni 2023.

Baca Juga: Mantap! PSSI Resmi Kirim Surat ke FIFA Minta Datangkan Pierluigi Collina untuk Memotivasi Wasit Indonesia

Wapres Maruf Amin menegaskan akan segera mengambil tindakan tentang kasus ini.

"Segera untuk membahas langkah apa yang harus kita ambil," lanjutnya.

Tak hanya itu, Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi pun juga menyatakan penolakannya terhadap Ponpes Al Zaytun.

Baca Juga: Fatwa MUI Haramkan Politik Uang, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja Minta Segera Disosialisasikan

"Kepada pemerintah agar segera menindak tegas Ponpes Al-Zaytun, Tokoh segala penyimpangan yang telah terbukti, agar segera diproses," lanjutnya.

Ia meminta tak hanya diselidiki tetapi penanggung jawab Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang juga diproses.

Senada dengan itu, MUI Indramayu juga tegas penolakan dan menyatakan Al Zaytun sesat.

Baca Juga: Fakta Tasyi Athasyia Terbaru, Lebih Dahulukan Beli Tas Mewah Ketimbang Bayar Gaji Karyawan, Netizen:Pantes...

Ketua MUI Indramayu KH Muhammad Syatori menyampaikan bahwa aqidah di Al Zaytun sudan menyimpang.

Bahkan MUI Indramayu menghimbau masyarakat untuk menjauhi Al Zaytun.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indramayu khususnya, jangan ikut berpendidikan di Al-Zaytun sebab ketidaksamaan akidah,"ungkap Syatori.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Nonton Laga Persis Solo vs Persebaya Surabaya, Dijual Mulai Hari Ini

Muhammad Syatori juga menegaskan kalau cara beribadah dan aqidah di Al Zaytun sudah tidak sama dan menyimpang.

"Tidak ada kesamaan cara pandang dalam beribadah, syariat-syariat yang dilakukan mereka dengan alasan agar jangan sampai terjadi kontradiksi dengan masyarakat," lanjutnya.

Sebelumnya diketahui sempat ramai di media soal penolakan warga terhadap Ponpes Al Zaytun.

Baca Juga: Mana yang Utama untuk Kurban Idul Adha, Hewan yang Gemuk Banyak Dagingnya atau yang Harganya Mahal? Ini Jawabannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki Ponpes Al Zaytun.

Tim investigasi Pemprov Jabar ini dibentuk pada 19 Juni 2023 setelah banyaknya keluhan masyarakat.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )