Kementerian PANRB Secara Bertahap Akan Pindahkan ASN Ke Ibu Kota Nusantara,Lembaga Mana Saja?

Elsa Krismawati
Selasa 13 Juni 2023, 15:09 WIB
Menteri Abdullah Azwar Anas (Sumber : menpan.go.id)

Menteri Abdullah Azwar Anas (Sumber : menpan.go.id)

INFOSEMARANG.COM - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB) secara bertahap akan memindah tugaskan anggotanya ke Ibu Kota Negara (IKN).

Ya,Kemenpan RB kabarnya sudah membuat simulasi siapa saja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan pada tahap pertama.


Dilansir msn.com, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menuturkan, pemindahan akan dilakukan jika tempat sudah siap.

Baca Juga: Sambut Idul Adha, Berikut Amalan-Amalan yang Dianjurkan pada Bulan Dzulhijjah

"Jadi Kemenpan RB sudah membuat simulasi secara detail setelah tempat siap, ASN mana saja yang pindah," tutur Anas, seperti dikutip Infosemarang.com pada 13 Juni 2023.

Azwar mengatakan, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara secara komprehensif lakukan simulasi pemindahan tersebut.

"Bahkan di dalam kementerian/lembaga itu eselon berapa,dan siapa yang akan pindah sudah kami petakan, ini sudah komprehensif dan BKN sudah lakukan simulasi," terangnya.

Baca Juga: 3 Bantahan Mario Dandy selama Sidang, Soal Menjamin Shane Lukas hingga Hidup Mewah di Penjara

Pada awak media, Azwar juga menjelaskan pindah pada tahap pertama akan dilakukan oleh kementerian yang vital.

Diantaranya, Kemenpan RB, Kementerian Dalam Negeri, hingga Kementerian Keuangan.

Kendati demikian, Azwar menyebut tidak semua lembaga/kementerian harus pindah ke IKN.

Baca Juga: Klasemen MotoGP 2023: Bagnaia Masih Bertahan di Posisi Teratas seusai MotoGP Italia Berakhir

"Tapi ini tidak harus semua pindah, ada yang beberapa pindah, ada yang tidak, bertahap," sambungnya.

Pemindahan ASN tahap pertama ditargetkan pada tahun 2024 mendatang.

Katanya, pemerintah sudah menyiapkan 47 tower untuk dihuni ASN di IKN.

Sejauh ini, Azwar mengaku belum mendapat laporan adanya ASN yang menolak untuk dipindahkan.

Baca Juga: Jonathan Latumahina Sebut Mario Dandy Percaya Diri Lepas dari Jeratan Hukum: Tenang, Nanti Diurusin Papa

Malahan, kata Azwar, beberapa ASN justeru berinisiatif menawarkan dirinya untuk masuk dalam simulasi pemindahan ke IKN.

"Justeru ada yang usulkan dan bikin surat mau masuk skenario ASN yang pindah," katanya.

Usai mengunjungi IKN beberapa waktu lalu, Azwar merinci jumlah ASN dan anggota TNI-Polri yang akan dipindah.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Mario Dandy Banjir Karangan Bunga Dengan Tagar KawalDavid Penuhi Pengadilan

Azwar mengatakan sebanyak 16.990 ASN dan anggota TNI-Polri akan masuk skenario pemindahan tahap pertama.

Jumlah tang disebutkan itu terdiri dari 11.274 ASN dari 40 Kementerian dan lembaga.

Sisanya,sebanyak 5.716 merupakan anggota TNI dan Polri.

Pemindahan ASN ke IKN diharapkan dapat menunjang kegiatan pemerintah dan layanan publik di IKN. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)