Ayah David Ozora Janji akan Bongkar soal 'Utusan' Keluarga Mario Dandy di Sidang Lanjutan

Noorchasanah Anastasia
Jumat 09 Juni 2023, 21:04 WIB
Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, akan bongkar soal utusan Mario Dandy di sidang sidang lanjutan, Selasa 13 Juni 2023. (Sumber : YouTube MetroTV)

Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, akan bongkar soal utusan Mario Dandy di sidang sidang lanjutan, Selasa 13 Juni 2023. (Sumber : YouTube MetroTV)

Jonathan Latumahina ayah David Ozora akan membongkar kedatangan 3 orang yang mengaku utusan keluarga Mario Dandy untuk meminta jalan damai.

INFOSEMARANG.COM - Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, berjanji akan membongkar segalanya di sidang lanjutan kasus Mario Dandy.

Sidang perdana yang digelar pada 6 Juni 2023 lalu akan dilanjutkan kembali pada Selasa 13 Juni 2023 mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jonathan mengaku akan mengungkap soal dirinya yang didatangi oleh 3 orang yang mengaku dari pihak Mario Dandy Satrio.

Kala itu ia sedang berada berjaga di RS Medika, tempat David dirawat.

Baca Juga: 7 Aset Rafael Alun Disita Termasuk Moge Mario Dandy, Diduga Ada Belasan Aset yang Belum Dilirik KPK

Tiga orang yang disebut Jonathan berbadan tegap itu memintanya untuk memilih jalan damai.

Bahkan ia juga ditawari sejumlah uang tertentu untuk perawatan David hingga sembuh, termasuk tawaran memindahkan David ke rumah sakit terbaik.

Kedatangan 3 orang tersebut diketahui oleh penyidik yang berada di tempat yang sama.

Ayah David pun dibuat kecewa karena reaksi penyidik yang melihatnya terpojok namun diam saja.

Padahal ia sudah berupaya berteriak menanyakan niat kedatangan 3 orang tersebut.

Hal ini diungkapkan Jonathan saat berbincang secara eksklusif dengan Aiman Witjacksono yang diunggah di Instagram, Jumat 9 Juni 2023.

"Mereka datang malam hari, baru pergi sampai kita membuat laporan, jadi seharian mereka nunggu kita," ungkap Jonathan.

Baca Juga: Sering Jadi Sindiran Ayah David Ozora, Ini Makna Istilah "Masuk Angin" pada Kasus Mario Dandy

"Di depan saya ada penyidik, tapi responsnya biasa saja," pungkasnya.

Sementara itu melalui laman Twitternya, Jonathan mengaku akan membongkar hal ini di meja hijau pada Selasa pekan depan.

"Jika tidak dikawal netijen. Jika tidak diambil alih polda metro. Jika tidak ada sahabat dan keluarga. Ceritanya akan beda," kata Jonathan.

"Selasa gue bongkar yang lebih lagi di pengadilan. Terimakasih," pungkasnya.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )