Isu Kontroversial Denny Indrayana Sebut Pemilu Proporsional Tertutup, Anas Urbaningrum Minta Publik Sabar Menanti

Elsa Krismawati
Rabu 31 Mei 2023, 22:39 WIB
Anas Urbaningrum turut tanggapi pernyataan Denny Indrayana (Sumber : Instagram Anas Urbaningrum)

Anas Urbaningrum turut tanggapi pernyataan Denny Indrayana (Sumber : Instagram Anas Urbaningrum)

INFOSEMARANG.COM- Anas Urbaningrum sosok yang kini sudah sah menghirup udara bebas.

Terpantau kini mulai aktif bermedia sosial dan menanggapi siu terbaru.

Salah satu tanggapannya terbaru, soal Denny Indrayana terkait isu sistem pemilu tertutup.

Baca Juga: Sinopsis, Jadwal Tayang dan Link Nonton Drama Korea Adaptasi Webtoon, berjudul Bloodhounds

Mantan Ketum Partai Demokrat itu sebut, bahwa kembalinya sistem pemilu mejadi tertutup sebagai arus balik demokrasi.

Sebelumnya isu ini muncul ke permukaan, lantaran Denny Indrayana yang mengaku mendapat 'informasi' tentang putusan Mahkamah Konstitusi.

Putusan yang dianggap bisa memutar arus balik Demokrasi seperti yang dikatakan Anas Urbaningrum.

Baca Juga: Bersama Desta 10 Tahun, Natasha Rizky Ungkap Tabiat Sang Suami Usai Sidang Perceraian

Anas menganggap apa yang disampaikan oleh Denny Indrayana itu mengkhawatirkan bagi demokrasi Indonesia.

Denny Indrayana selaku orang yang pernah menjabat sebagai wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) menurut Anas tidak asal mengeluarkan pendapat.

Dikutip Infosemarang.com dari akun Twitter @anasurbaningrum pada 29 Mei 2023.

Baca Juga: UPDATE!Link Nonton The Good Bad Mother Epiosode 11, Drama Ibu dan Anak yang Mengharukan

Dalam cuitannya Anas Urbaningrum menyebut bahwa isu kembalinya sistem tertutup adalah kemunduran Demokrasi.

"Jika benar sistem proporsional tertutup yang diputuskan oleh MK, sungguh itu arus balik dalam demokrasi kita, langkah mundur yang nyata," tulis Anas Urbaningrum seperti dikutip infosemarang.com pada 31 Mei 2023.

Kendati demikian, Anas tetap meminta agar masyarakat dengan sabar menunggu putusan resminya.

Baca Juga: Kasus Rudapaksa 12 Murid oleh Guru Di Wonogiri Diproses Mediasi, Hotman Paris Sindir Aparat

"Tetaplah kita sabar menunggu bunyi persisnya putusan MK dan apa saja pertimbangan hukumnya," tulis Anas melalui Twitternya.

Seperti diketahui bahwa Denny Indrayana mengaku medapatkan informasi bahwa MK akan mengumumkan sistem proporsional tertutup.

Namun darimana informasi itu didapatkan, Denny sama sekali mau merinci sosok yang jadi informannya tersebut.

Baca Juga: Mellisa Anggraini Ungkap Kondisi Terbaru David Ozora Usai Jadi Korban Mario Dandy: Jauh Berbeda

Membuat geger jagat maya, sejumlah tokoh turut menanggapi pernyataan kontroversial tersebut.

Tak hanya Anas, Menko Polhukam Mahfud MD turut menanggapi.

Mahfud beranggapan apa yang dilakukan Denny merupakan preseden buruk.

"Putusan MK itu rahasia sampai dibacakan secara resmi, ini bisa menjadi preseden buruk," tulis Mahfud di akun Twitternya.

Baca Juga: Rudi Valinka kembali Bikin Sayembara PART II soal Mario Dandy, Hadiahnya Lebih Gede!

Bahkan selain menyebut hal demikian, Mahfud mendorong agar pihak kepolisian usut tuntas siapa informan Denny.

Sebab apa yang dikatakan pakar hukum tata negara itu merupakan tindakan pembocoran rahasia negara.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )