Soal Aliran Dana Korupsi BTS Kominfo ke 3 Parpol, Mahfud MD Beri Jawaban Menohok

Elsa Krismawati
Kamis 25 Mei 2023, 07:26 WIB
Mahfud MD beri jawaban menohok soal aliran dana korupsi BTS (Sumber : Instagram @mohmahfudmd)

Mahfud MD beri jawaban menohok soal aliran dana korupsi BTS (Sumber : Instagram @mohmahfudmd)

INFOSEMARANG.COM- Beredar kabar dana korupsi Base Transceiver Station (BTS) masuk ke kas 3 Partai Politik (Parpol).

Mahfud MD selaku Plt Menteri Komunikasi dan Informatika, menanggapi isu adanya dugaan aliran dana korupsi BTS BAKTI Kominfo ke beberapa partai politik (Partai Politik).

Baca Juga: Lirik Lagu Night Changes - One Direction, Kerap Dijadikan Backsound Konten Romantis

Berdasarkan informasi yang didapat Mahfud, beredar kabar bahwa tiga Parpol tersebut, NasDem, PDIP, dan Gerindra, diduga menerima dana dari proyek BTS BAKTI Kominfo.

Namun demikian, dia menegaskan bahwa Hal itu hanyalah gosip politik, dan sudah melaporkannya ke Presiden Jokowi.

Baca Juga: Resmi Dilamar Rizky Febian, Sule Buka Suara Soal Isu Mahalini Mualaf

Dikutip infosemarang.com dari akun Instagram @undercoverid diunggah pada 23 Mei 2023 memposting video rekaman Mahfud MD dalam konferensi pers di kantor Kemenkominfo.

Awak media menpertanyakan soal kebenaran adanya 3 partai yang menerima aliran dana dari Johnny G Plate tersangka kasus korupsi BTS.

Jawaban menohok dari Mahfud dilontarkan, sebab sangat relevan dengan kondisi Indonesia hari ini.

Baca Juga: Sudah Pernah Mediasi, Desta Ngaku Menyesal Gugat Cerai Natasha Rizki

"Saya juga dapat kabar namanya, tapi menurut saya gosip politik," ungkap Mahfud, seperti dikutip infosemarang.com Rabu,pada 24 Mei 2023.

Mantan MK tersebut juga menegaskan, bahwa dirinya hanya beroperasi berdasarkan prinsip hukum

Mahfud tak ingin dirinya terjun dalam isu-isu politik jelang Pilpres lantaran dinilai rumit.

Baca Juga: Bintang Emon Sindir Artis yang Jadi Caleg di Pemilu 2024, Malah Mau Jadi Tim Sukses?

Diketahui bahwa Mahfud MD ditunjuk langsung oleh Presiden untuk menjadi Plt sementara Menkominfo.

Saat ditunjuk, Mahfud juga ungkap cara kerjanya yang berpedoman pada hukum. Hal itupun diinformasikannya kepada Presiden.

"Pak, saya tidak akan masuk ke masalah ini, pembuktiannya rumit dan dapat menyebabkan kemelut kerumitan politik," katanya.

Baca Juga: Akhir Mei 2023, Redmi Note 12 Pro Siap Meluncur di Indonesia

Karena itu, Mahfud mengaku menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib dan lembaga yang berhak meengakan huku, seperti Kepolisian, KPK dan Kejaksaan.

Dengan catatan bahwa laporan soal dugaan kasus-kasus korupsi sudah konkrit.

"Makanya saya minta kejaksaan atau KPK, kalau belum ada angka konkritnya,untuk tidak mengusut perkara itu", ujarnya.

Baca Juga: Akhir Mei 2023, Redmi Note 12 Pro Siap Meluncur di Indonesia

Setelahnya, Profesor Ilmu Hukum itu terang mengulangi bila informasi tersebut hanyalah gosip politik belaka, tak akan ditanggapi pihaknya.

"Tapi kalau saya sendiri menganggap itu gosip politik, saya tidak akan menangani secara administratif dan kelembagaan di sini karena itu sesuai dengan undang-undang," lanjutnya.

Tak sampai disitu, ia pun menegaskan pada Jokowi ketidakikutsertaannya dalam hal menyangkut gosip politik.

Baca Juga: Tokopedia Kenalkan Augmented Reality Anyar, Bisa Coba Makeup Secara Virtual!

"Saya menerima informasi ini dan menginformasikan kepada Presiden bahwa saya tidak akan ikut campur dalam urusan politik, ini murni hukum, biarkan hukum yang memutuskan nanti," pungkasnya.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )