Aktivis HAM Sebut 3 Tokoh Besar Ini Bisa Bebaskan Johny G Plate dari Kasus Korupsi,Natalius Pigai :Jika Mau Ngotot

Elsa Krismawati
Selasa 23 Mei 2023, 13:49 WIB
Natalius Pigai sebut 3 tokoh besar mampu bebaskan Johnny G Plate dari kasus korupsi (Sumber : Kolase Twitter @nataliuspigai2 dan instagram Johnny G Plate)

Natalius Pigai sebut 3 tokoh besar mampu bebaskan Johnny G Plate dari kasus korupsi (Sumber : Kolase Twitter @nataliuspigai2 dan instagram Johnny G Plate)

INFOSEMARANG.COM - Spekulasi berkembang usai Johnny G Plate ditangkap sebagai tersangka kasus korupsi proyek Base Transceiver Station (BTS).

Penangkapan Menteri Komunikasi dan Informasi tersebut disinyalir erat kaitannya dengan Pemilu Presiden 2024, dan salah satu Bacapres.

Adalah Natalius Pigai, seorang aktivis HAM yang turut angkat bicara soal distatuskannya Johnny G Plate.

Baca Juga: Shopia Latjuba Trauma Pacaran dengan Cowok Pisces: Aku Setiap Hari Curhat Sambil Nangis

Natalius Pigai menyebut apa yang menimpa Sekjend Nasdem tersebut merupakan wujud pengorbanan.

Dikutip Infosemarang.com dari akun Twitter @NataliusPigai2 yang diunggah pada 18 Mei 2023 lalu.

Putra asli Papua ini terang-terangan menyebut, Johnny ditangkap dengan maksud mengorbankan diri demi salah satu Bacapres.

Baca Juga: 4 Fakta Meninggalnya Kades Ambulu Jember setelah Nyanyi Bareng Biduan: Dikenal Baik Hati oleh Warga

"Johnny Plate korban dan mengorbankan diri demi Anies Baswedan capres," ujar Natalius Pigai, dikutip Infosemarang.com pada 23 Mei 2023.

Malahan, aktivis HAM tersebut menyebut, Sekjend Partai yang berjargon 'Restorasi Indonesia' itu bisa saja lolos dari jeratan korupsi.

Jika Johnny mau bersikukuh turut membatalkan pencapresan Anies, ia akan diselamatkan 3 tokoh besar.

Baca Juga: 3 Alasan yang Bisa Bikin Lionel Messi Gak Ikut Datang ke Indonesia, Pemain Bintang Timnas Argentina Lain Bagaimana?

"Jika Johnny mau ngotot agar Anies batal jadi calon maka Megawati, Jokowi, dan Luhut pasti akan loloskan Johnny. Mereka jahat, ini analisa saya," pungkas Pigai.

Kendati demikian, Pigai kembali menegaskan apa yang dilakukan Johnny G Plate sebagai wujud nyata dari pengorbanan seorang politisi.

Baca Juga: Ibu Virgoun Sumpahi Inara Rusli Tidak akan Bertemu Mertua yang Baik Jika Menikah Lagi

"Ini wujud nyata pengorbanan politisi katolik untuk Anies Baswedan," lanjutnya.

Sebagai informasi, Johhny G Plate resmi menjadi tersangka terkait proyek pengadaan BTS senilai Rp8 triliun.

Penetapan itu dilakukan Kejaksaan Agung RI menyusul langkah-langkah pemeriksaan terhadap Johnny G Plate dan sejumlah tersangka lainnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Incar Rp5 Triliun dari Penerbitan Green Bond

Tercatat, sebelum akhirnya ditetapkan tersangka kasus korupsi proyek BTS, Johnny sudah melalui tiga kali pemeriksaan.

Kini untuk menggantikan kekosongan Johnny G Plate, Presiden menunjuk Mahfud MD sebagai Plt Menkominfo. (*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )