4 Fakta Meninggalnya Kades Ambulu Jember setelah Nyanyi Bareng Biduan: Dikenal Baik Hati oleh Warga

Noorchasanah Anastasia
Selasa 23 Mei 2023, 13:01 WIB
Kepala Desa Ambulu di Jember, Mulyono, meninggal dunia setelah terjatuh di panggung saat sedang menyanyi menghibur warga setempat. (Sumber : Instagram @lambe_turah)

Kepala Desa Ambulu di Jember, Mulyono, meninggal dunia setelah terjatuh di panggung saat sedang menyanyi menghibur warga setempat. (Sumber : Instagram @lambe_turah)

INFOSEMARANG.COM -- Viral video yang memperlihatkan detik-detik meninggalnya seorang kepala desa di atas panggung saat berduet dengan penyanyi dangdut.

Video tersebut viral beredar di media sosial, Senin 22 Mei 2023.

Diketahui, pejabat desa yang ikut bernyanyi tersebut adalah Kepala Desa Ambulu di Jember bernama Mulyono.

Baca Juga: Mahasiswa di Semarang Jadi Tersangka Pembunuhan Putri Pj Gubernur Papua, Akui Kenal Korban Baru 2 Minggu

Terlihat pada video, Mulyono yang bernyanyi di atas panggung bersama seorang pedangdut.

Mulyono mengenakan pakaian Batik panjang dan peci jika dilihat dalam video.

Tak berapa lama kemudian, ia pun terjatuh dan tak sadarkan diri.

Berikut fakta-fakta yang dirangkum infosemarang.com:

Dikenal baik

Sebagai kepala desa, Mulyono dikenal sangat baik oleh warganya.

Selama menjabat, ia sering membantu warganya yang membutuhkan bantuan.

Misalnya ada banjir, maka ia akan segera turun tangan untuk mengatasinya.

Baca Juga: Pria Asal Karawang Ditemukan Tewas di Toilet Terminal Pedurungan, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Diminta warga menyanyi

Rupanya inisiatif warga yang meminta Mulyono untuk menyanyi di atas panggung.

Mulyono pun melakukannya demi menghormati undangan warga setempat sebagai kepala desa.

Bahkan sebelumnya berduet bersama biduan, Mulyono sempat bernyanyi dengan istrinya.

Ia sempat menyanyikan lagu Kemesraan bersama sang istri.

Acara padat

Sebelum menghadiri undangan warga tersebut, Mulyono diketahui beraktivitas sejak pagi.

Namun ia tetap tidak absen untuk menghadiri undangan warga demi menghormati warganya.

Bahkan di hari yang sama, ia sempat bepergian ke luar kota.

Baca Juga: Ayah Fadly Faisal Beri Tanggapan Soal Video Viral Rebecca Klopper, Haji Faisal : Itu Sebelum Sama Fadly Kan?

Nyawa tak selamat

Mulyono terjatuh di atas panggung di tengah-tengah ia sedang menyanyi.

Disebutkan oleh netizen yang mengenal sosok Mulyono, sang kades tersebut langsung dibawa ke rumah sakit.

Tensinya bahkan tinggi mencapai 220 hingga tiba-tiba turun ke angka 43.

Mulyono pun dinyatakan meninggal dunia.

(*)

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)