Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Redaksi
Jumat 26 Juni 2026, 18:44 WIB
 (Sumber: )

(Sumber: )

SEMARANG-Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperlancar konektivitas antardaerah.

Menurut dia, infrastruktur jalan yang baik memiliki peran strategis dalam menunjang distribusi barang dan jasa, sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan yang menjadi salah satu jalur utama perekonomian Jawa Tengah tersebut.

"Jalan yang mantap sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi barang, menekan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Saleh.

Ia mengatakan kondisi jalan yang baik juga menjadi kebutuhan penting mengingat Jawa Tengah merupakan salah satu jalur utama arus mudik dan transportasi nasional yang setiap tahun dilalui jutaan kendaraan.

Karena itu, Saleh meminta pemerintah daerah terus menggenjot program pemeliharaan maupun peningkatan jalan provinsi agar tingkat kemantapan dapat terus ditingkatkan.

"Perbaikan jalan harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun aktivitas ekonomi," ungkap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tingkat kemantapan jalan provinsi di Jawa Tengah saat ini mengalami penurunan, meski sebelumnya sempat menempati peringkat kedua nasional dengan tingkat kemantapan mencapai 94 persen pada 2025.

Saleh menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas infrastruktur jalan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Jawa Tengah dapat terus dipertahankan.

Terkait perbaikan jalan di wilayah Pantura Barat, Pemprov Jateng telah mengalokasikan anggaran puluhan miliar rupiah pada tahun 2026. Di Kabupaten Brebes, misalnya, anggaran sebesar Rp9,345 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan rutin sepanjang 143 kilometer jalan provinsi.

Selain itu, Rp14,23 miliar disiapkan untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu, serta Rp9,39 miliar untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.

Di Kabupaten Pemalang, anggaran sebesar Rp6,1 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan rutin jalan provinsi. Kabupaten Pekalongan memperoleh alokasi Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin dan Rp5,27 miliar untuk peningkatan ruas Wiradesa–Kajen. Adapun Kabupaten Batang mendapatkan anggaran Rp5,06 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi sepanjang 76,99 kilometer.

Saleh mengapresiasi komitmen Pemprov Jateng yang telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di Pantura Barat. Ia berharap, percepatan perbaikan jalan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, memperkuat konektivitas wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Infrastruktur jalan yang baik akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah. Karena itu, upaya peningkatan kemantapan jalan harus terus dilakukan secara berkelanjutan," pungkasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )