Diskusi di Semarang, Anies Baswedan Jawab Soal Program Pembangunan 40 Kota yang Dinilai Tidak Realistis

Galuh Prakasa
Senin 25 Desember 2023, 10:00 WIB
Ilustrasi | Anies Baswedan jawab soal pembngunan 40 kota setara Jakarta. (Sumber : instagram @sisiterang.official)

Ilustrasi | Anies Baswedan jawab soal pembngunan 40 kota setara Jakarta. (Sumber : instagram @sisiterang.official)

INFOSEMARANG.COM -- Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, membahas program pembangunan 40 kota yang diusungnya bersama calon wakil presiden Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa rencana ini tidak dimulai dari nol.

Anies menyatakan memiliki data PDRB tiap kota di Indonesia dan mencatat ketimpangan ekonomi, dengan Jakarta memiliki PDRB tertinggi.

Dalam Diskusi dan Kalibrasi Bersama Mahasiswa di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Minggu, 24 Desember 2023, Anies menyampaikan bahwa strategi mendatang adalah meningkatkan kota-kota yang sudah ada menjadi pusat ekonomi yang lebih kuat.

Baca Juga: 4 Fakta Tungku Smelter Tambang Nikel PT ITSS Morowali Meledak, Jumlah Korban Jiwa Hingga Respon Perusahaan

Fokus utamanya termasuk peningkatan fasilitas, transportasi umum, dan infrastruktur kegiatan usaha.

Anies menekankan bahwa pembangunan ini bukan dimulai dari nol, melainkan mengembangkan kota-kota yang sudah ada.

"Bukan membuat dari lahan baru, dari nol," katanya dikutip dari Antara.

Dengan pembangunan tersebut, 40 kota di berbagai wilayah, seperti Purwokerto, Cilacap, Tegal, dan Pekalongan di Jawa Tengah, akan "naik kelas" ekonominya.

Menyoroti fenomena urbanisasi yang tak terhindarkan, Anies merinci bahwa perpindahan penduduk desa ke kota besar merupakan tren yang akan terus meningkat.

Baca Juga: 5 Kuliner Malam Nan Legendaris di Semarang, Ada Nasi Ayam Ibu Sami Hingga Gudeg Koyor Mba Tum

Namun, ia berpendapat bahwa dapat dicegah agar tidak menjadi "Jakartanisasi".

"Yang bisa dicegah, jangan sampai Jakartanisasi. Kalau kota-kota sekitar tumbuh berkembang, urbanisasi akan datang ke sana. Tidak harus pindah ke Jawa atau ke Jakarta," katanya."

Untuk itu, Anies menyarankan membesarkan kota-kota kecil tanpa mengurangi peran kota besar, dengan mendukung transportasi umum, distribusi air bersih, dan pengelolaan sampah.

Dengan penekanan pada pengembangan kota yang sudah ada dan pencegahan urbanisasi yang tidak terkendali, Anies berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menghindari masalah yang dialami Jakarta.

Dalam visinya, pembangunan ini bukan hanya merubah lahan baru, tetapi memberdayakan kota-kota yang telah ada untuk mencapai potensi ekonomi maksimal.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)