Ngeri! Begini Kronologi Ibu Hamil Kena Peluru Nyasar Polisi di Jambi

Arendya Nariswari
Kamis 21 Desember 2023, 14:55 WIB
Ilustrasi ibu hamil

Ilustrasi ibu hamil

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan kasus ibu hamil kena peluru nyasar polisi di Jambi.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi ketika pihak kepolisian tengah melakukan penangkapan terhadap diduga pelaku pengedaran narkoba.

Dihimpun dari YouTube Kompas TV, identitas sang ibu hamil diketahui yakni Ubay Dila.

Baca Juga: Waduh! Jakarta Disebut Peringkat Pertama Kota yang Akan Tenggelam Tahun 2100, Jadi Alasan Jokowi Pindahkan Ibukota?

Parahnya, ibu hamil tersebut terkena peluru nyasar ketika sedang bekerja di salah satu rumah makan seafood.

Bagian kaki kiri ibu hamil ini terkena peluru yang tak sengaja ditembakkan oleh sang polisi.

Seorang saksi mata juga menjelaskan perihal kronologi peluru nyasar yang mengenai ibu hamil di rumah makan tersebut.

Peristiwa terjadi jelang petang atau maghrib, tiba-tiba terdengar suara dentuman mirip ban pecah yang ternyata merupakan tembakan.

Baca Juga: NASA Ungkap Akan Ada Badai Matahari Terbesar Akhir Tahun 2023, Warganet: Arahkan Ke Israel

Aldo, salah seorang saksi di TKP mengatakan jika awalnya ia mengira suara itu berasal dari pistol mainan.

Korban peluru nyasar yang terkena pada bagian kaki itu diketahui sedang hamil 6 bulan, dan langsung pingsan ketika kejadian.

Dengan segera, ibu hamil korban peluru nyasar ini langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pada hari itu, Minggu (17/12), memang tim polisi Narkoba Polres Tanjung Jabung Barat mendapatkan laporan jika ada 2 terduga pengedar narkoba tengah melakukan transit.

Ketika proses penangkapan salah satunya melarikan diri, dan dilakukannya tembakan peringatan sebanyak dua kali oleh polisi.

Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Keluarga di Semarang, Petualangan Penuh Cerita dan Momen Seru

Sayangnya, salah seorang tersangka menepis tangan polisi ketika tembakan peringatan kedua dilakukan.

Peluru menjadi tak terarahkan, sehingga tidak sengaja terkena kaki korban yang kebetulan sedang berada tidak jauh dari TKP.

Baca Juga: Piala Asia 2023: Bawa 11 Pemain Abroad, Shin Tae-yong Yakin Timnas Indonesia Lolos 16 Besar

"Salah satu orang tersangka ini mencoba untuk kabur, maka digunakan tembakan peringatan, tembakan peringatan kedua tangan dari salah satu orang tersangka ini menepis tangan anggota kami yang pegang senjata, yang kemudian membuat tembakan tidak terarah, dimana tembakan tersebut akhirnya mengenai kaki sebelah kiri ibu ibu yang ada di lokasi tersebut." ungkap Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Padli.

Kekinian, ibu hamil korban peluru nyasar itu masih berada di RS Bhayangkari Jambi guna mendapatkan perawatan secara intensif.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)