Viral Oknum Polisi Todong Pria Pakai Sajam Usai Sang Anak Tabrak Pengendara Lain, Publik: Udah Salah, Ngegas!

Arendya Nariswari
Selasa 19 Desember 2023, 20:00 WIB
Viral Oknum Polisi Todong Pria Pakai Sajam Usai Sang Anak Tabrak Pengendara Lain, Publik: Udah Salah, Ngegas! (Sumber : Twitter/@folkshitttmedia)

Viral Oknum Polisi Todong Pria Pakai Sajam Usai Sang Anak Tabrak Pengendara Lain, Publik: Udah Salah, Ngegas! (Sumber : Twitter/@folkshitttmedia)

INFOSEMARANG.COM - Belum lama ini viral video oknum polisi labrak pengendara dengan senjata tajam di media sosial.

Menurut kronologi yang beredar, pengendara awalnya ditabrak oleh seorang anak perempuan. Saat ditanya, si penabrak rupanya belum memiliki SIM.

Anak perempuan tersebut lantas menelpon sang ayah. Namun bukannya diselesaikan secara baik-baik, ayah dari pelaku tabrakan yang merupakan oknum polisi justru melakukan ancaman.

Baca Juga: Paus Fransiskus Izinkan Gereja Lakukan Pemberkatan Pasangan LGBT, Tapi Tegaskan Bukan Sakramen Perkawinan

“Kami ini tabrakan di Simpang Polda, yang bawa mobil anaknya belom ada SIM. Anak nan perempuan ini nelepon bapaknya. Kami tunggu bapaknya datang. Waktu bapaknya datang, masih belum clear masalah ini,” ungkap pengunggah video.

“Akhirnya janjian mau ke Polda, tapi waktu pas di jalan bapak ini ngebut ke lain arah ke Talang Borok. Waktu di jalan dia ini berhenti, sehingga kami pun turun. Nggak tahu kalau bapak ini turun bawa sajam, bedesau ati (cemas) kami. Kalau dia merasa benar” imbuhnya.

Tak sampai di situ, ancaman terus berlanjut dan korban bercerita bahwa mobilnya dilempar oleh diduga suruhan oknum polisi itu.

Baca Juga: Sadis! Gegara Sakit Hati, Kakak Adik di Cipulir Nekat Bunuh Pasutri

“Dan orang suruhan dia pula, ngejar kami melempar mobil kami. Tolong bantu kami. Yang tabrakan sama kami mobil Fortuner. Yang mobil Alphard itu mobil bapaknya. Kami juga sudah melapor ke polisi atas kejadian itu,” imbuhnya.

Belakangan diketahui, identitas dari oknum polisi tersebut yakni Bripka Edi yang bertugas di Palembang.

Tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan usai video viral ini diunggah kembali oleh akun Twitter @folkshitt.

Baca Juga: Resmi! Jonathan Majors Pemeran Kang the Conqueror Dipecat MCU, Begini Nasib Avengers: The Kang Dynasty Milik Marvel

"Bukannya tanggung jawab malah sok jagoan. Tips parenting, Jangan pernah ngebela anak yang salah, nanti anaknya gak bisa tanggung jawab, minim empati, gak bisa belajar dari kesalahannya," Ungkap salah seorang warganet.

"Anak bawa kendaraan ga punya SIM, bapaknya belain... mantap. Coba klo kita2 yg ngga punya keluarga polisi kena kejadian yang sama. auto tilang minimal. Pengen tau endingnya, pasti standar ganda, statement template dari humas," imbuh warganet lain.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)