Motif Ayah Banting Anak Usia 10 Tahun di Penjaringan Hingga Tewas, Kesal Karena Nakal?

Elsa Krismawati
Kamis 14 Desember 2023, 13:23 WIB
ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

ilustrasi pelaku ayah banting anak hingga tewas di penjaringan (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Geger peristiwa Ayah banting anak hingga tewas di Muara Baru, Penjaringan Jakarta Utara.

Usman (44) tega aniaya dengan cara menendang kaki, dan membanting anak kandungnya AW (10) hingga tewas.

Aksi keji pelaku terekam CCTV depan TKP dan membuat sejumlah warga histeris.

Baca Juga: PDIP Sebut Mengompori, Begini Respon Gibran Usai Kena Tegur KPU

Tak sekali, dalam video yang dibagikan akun instagram @warungjurnalis, pelaku membanting anaknya dua kali berturut-turut.

Dari keterangan pengurus RT 022, Rohman menyebut motif pelaku menganiaya anaknya dilatarbelakangi peristiwa Selasa malam saat korban menabrak temannya dengan sepeda.

"Posisi ngebut, namanya anak-anak kaya gitulah anak kecil udah diperingatin juga sama ibu-ibu sekitaran pos RT jangan ngebut, cuma tetap ngebut," tutur Rohman.

Baca Juga: Kapan MasterChef Indonesia Season 12 Tayang? Chef Juna Beri Bocoran Bagi Calon Peserta

Akhirnya korban menabrak temannya hingga kakinya memar, dan mendapat teguran dari orang tua anak tersebut.

Mendengar anaknya nakal, hingga menyebabkan salah satu temannya celaka, Usman naik pitam dan mendatangi AW yang tengah bermain pada Rabu, 13 Desember 2023 pukul 14.00 WIB.

Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghajar kaki korban hingga tersungkur kemudian mengangkatnya dan membanting tubuh mungil AW sebanyak dua kali.

Baca Juga: 2019 Dukung Prabowo, Ustadz Abdul Somad Kini Resmi Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Hingga akhirnya nyawa putra kandungnya itu tewas dan tak terselamat.

Terpisah, Kapolsek Penjaringan Kompol M Probandono Bobby membenarkan adanya peristiwa ini.

Bobby menyebutkan jika pelaku memang dikenal tempramen, bahkan rupanya teridentifikasi sebagai pecandu narkoba.

Baca Juga: Tega! Anak 10 Tahun di Penjaringan Tewas Usai Dibanting Ayah, Aksi Pelaku Buat Ibu-ibu Histeris

"Bapaknya ini memang tempramen karena pecandu narkoba," kata Bobby kepada wartawan, Kamis (13/12/2023).***

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )