Guru Tahu Tapi Diam Saja, Siswi SMA Lampung Ini Sampai Masuk RSJ Gegara Depresi Jadi Korban Bullying

Arendya Nariswari
Rabu 06 Desember 2023, 13:59 WIB
Ilustrasi | DPRD Kota Semarang mengevaluasi kanal pelaporan dan penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Pemkot Semarang. (Sumber : Pexels/RDNE Stock project)

Ilustrasi | DPRD Kota Semarang mengevaluasi kanal pelaporan dan penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Pemkot Semarang. (Sumber : Pexels/RDNE Stock project)

INFOSEMARANG.COM - Seorang siswi SMA di Lampung diketahui harus masuk RSJ untuk menjalani perawatan usai dinyatakan mengalami depresi akibat bullying.

Siswi SMA inisial MA (17) ini mendapatkan bullying dari teman-temannya cukup parah yakni dipaksa membuka seragam.

Parahnya lagi, usai dipaksa membuka seragam, teman sekelas MA merekamnya dengan kamera ponsel serta menyuruh korban bullying melakukan gerakan asusila.

Baca Juga: Daftar Nama 22 Pendaki yang Meninggal Dunia Terjebak Erupsi Marapi, Sumatera Barat, 1 Pendaki Masih dalam Pencarian

Sebab mengalami trauma dan depresi cukup parah, siswi SMA tersebut akhirnya harus menjalani perawatan di RSJ.

Kabar bullying ini menjadi viral usai diunggah oleh akun Twitter @Pa_C1 beberapa waktu yang lalu.

Sedihnya lagi, ternyata sang guru mengetahui bahwa ada peristiwa bullying terjadi begitu parah.

Namun siapa sangka, sang guru tak mengambil tindakan apa pun termasuk berusaha menghentikan pelaku.

Baca Juga: Jahat Banget! Viral Curhat Siswi SMA Difitnah Melahirkan di Kelas Gegara Video Ini

Pada video bullying itu, korban dipaksa untuk meraba bagian tubuhnya serta mengeluarkan desahan.

Pelak bahkan sempat mengancam korban akan menyebarkan video sensual itu setelah ditonton beramai-ramai.

Bejat bukan main, pelaku ternyata sering menghabiskan uang milik korban bullying selama berkali-kali.

Korban di sekolah sering kali mengurungkan niatnya untuk makan, sebab uangnya habis dipalak oleh pelaku.

Baca Juga: Bawaslu Tegaskan CFD Bukan untuk Kampanye, Sentil Gibran Rakabuming Bagi-bagi Susu di Bundaran HI?

Tidak sedikit warganet kemudian memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

"Aku baca salah satu media, guru suka bilang namanya anak-anak kadang bercanda kelewatan. Itu mah, bukan bercanda tapi sakit jiwa pelakunya," ungkap salah seorang warganet.

"Jangan cari kak Seto, dia lagi ngurus anak artis," imbuh warganet lain.

"Biasanya kalau didiemin sama guru, orang tua murid berperan besar (duit) di sekolahnya, makannya tutup mulut," timpal warganet lainnya.

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)