Viral Video Emak-emak Sampai Turun Tangan, Paksa Pengungsi Rohingya Segera Tinggalkan Aceh

Arendya Nariswari
Selasa 05 Desember 2023, 15:43 WIB
Viral Video Emak-emak Sampai Turun Tangan, Paksa Pengungsi Rohingya Segera Tinggalkan Aceh (Sumber : Instagram/@folkshitt)

Viral Video Emak-emak Sampai Turun Tangan, Paksa Pengungsi Rohingya Segera Tinggalkan Aceh (Sumber : Instagram/@folkshitt)

INFOSEMARANG.COM - Tingkah Pengungsi Rohingya belakangan memang membuat publik khususnya warga Indonesia geram. Terbaru, viral video emak-emak sebagai ras terkuat di bumi sampai ikut turun tangan guna mengusir Pengungsi Rohingya.

Video viral emak-emak usir paksa Pengungsi Rohingya ini menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun Instagram @folkshitt beberapa waktu lalu.

Terlihat beberapa emak-emak mencoba menarik paksa tubuh beberapa Pengugsi Rohingya yang sedang asyik bersantai di lahan rerumputan.

Baca Juga: Resmi! Daftar Lineup Pertama Golden Disc Awards Di Jakarta, NewJeans Hingga SEVENTEEN Siap Manggung di Ibu Kota

Diduga, emak-emak tersebut merupakan warga desa sekitar yang merasa sudah tak nyaman dengan Pengungsi Rohingya yang terus berdatangan.

Terlihat beberapa Pengungsi Rohingya wanita tersebut menolak untuk pergi, meski emak-emak warga sekitar desa memaksa mereka segera meninggalkan Aceh.

"Kasih Paham Mak!" tulis akun Instagram @folkshitt.

Tidak sedikit warganet lantas berdebat di kolom komentar, ada yang menyebutkan aksi emak-emak itu sudah benar sebab pemerintah tampaknya tak kunjung berhasil mengusir para Pengungsi Rohingya tersebut.

Namun ada pula yang masih merasa kasihan dengan para Pengungsi Rohingya itu.

Baca Juga: Isu Juara MasterChef Indonesia Digoreng Terus, Kiki MCI 11 Blak-blakan Curhat Tak Nyaman

"Bagus makk, janan sampai warga asli nanti malah terjajah di tempat sendiri," ungkap salah seorang warganet.

"Pemerintah andilnya apa sih? Menlu Retno sudah tegas menolak, terus kenapa masih di sana? Kasih paham UNHCR lah di sini bukan penampungan," imbuh warganet lain.

"Bayangkan ibumu di gituin di depan mu, posisinya lagi mengungsi," timpal warganet lainnya yang merasa iba dengan Pengungsi Rohingya.

Baca Juga: Tol Solo-Jogja Bakal Segera Dibuka, Jutaan Wisatawan Diprediksi Bakal Banjiri Yogyakarta

"Dulu tuh presiden dan kapal TNI AL melarang dan mengusir kapal kapal pengungsi rohingya yg mau berlabuh di aceh dengan alasan kedaulatan tapi warga aceh demo ke pemerintah dan bersikeras menerima pengungsi rohingya berlabuh di aceh nah sekarang udah kerasa dampak bagaimana ngelunjaknya pengungsi rohingya di aceh apalagi banyak cowok rohingya bisa berontak lama lama pengen tanah dan dagang di aceh bisa jadin konflik sama warga lokal, intinya itu udah resiko warga aceh padahal pemerintah pusat udah memperingatkan dulu," jelas warganet lain.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)