Usai Digunjing, Mbak Ita Klarifikasi Anggaran Rp8 Miliar Tak Hanya Beli 177 Unit Motor Lurah, Tapi...

Elsa Krismawati
Minggu 03 Desember 2023, 16:04 WIB
Mbak Ita klarifikasi anggaran Rp8 Miliar bukan hanya dibelikan motor untuk lurah (Sumber : instagram @pemkot.semarang)

Mbak Ita klarifikasi anggaran Rp8 Miliar bukan hanya dibelikan motor untuk lurah (Sumber : instagram @pemkot.semarang)

INFOSEMARANG.COM - Pengadaan 177 unit inventaris motor yang dibagikan pada Lurah oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti di upacara Hari Kopri menuaik kritik pedas dari masyarakat.

Publik menilai, jika Pemerintah Kota Semarang hanya menghambur-hamburkan anggaran akhir tahun, hingga disebut tak serius tangani banjir yang langganan melanda Kota Semarang.

Pasalnya, anggaran yang dikeluarkan untuk mendanai inventaris motor Lurah itu capai Rp8 Miliar.

Baca Juga: Semakin Janggal, Yesa Dimakamkan Seadanya Usai Tewas Diduga Disiksa Orang Tua Angkat

Tak hanya itu, masyarakat banyak yang keheranan dengan anggaran yang disebutkan, padahal diketahui harga motor Honda Vario berkisar Rp26,5 juta per unit.

Sehingga apabila dikalikan dengan jumlah 177 unit motor, hasilnya Rp 4,7 miliar saja.

Menanggapi hal itu, Wali Kota yang kerap disapa Mbak Ita mengklarifikasi pada awak media yang berlokasi di rumahnya, di Jalan Bukit Duta, Semarang.

Baca Juga: PARAH! Caleg DPRD Madiun Bobol 18 Toko Kelontong Demi Modal Kampanye, Aksinya Terekam CCTV

"Saya klarifikasi, jadi anggaran Rp 8 miliar itu betul, jadi di (anggaran) rumah tangga (Pemkot Semarang) memang ada Rp 8 miliar, saya membacanya memang secara keseluruhan itu ada Rp 7,931 miliar ya kan, mendekati 8 lah," ujar Mbak Ita.

Katanya, anggaran Rp8 Miliar tak hanya dibelanjakan untuk motor saja, melainkan pendanaan keperluan lainnya.

"Itu selain untuk motor ada untuk yang lainnya, ada untuk LED, untuk beli ya yang namanya rumah tangga kan, tapi utamanya APAR (alat pemadam api ringan)," terangnya.

Baca Juga: Duel Sengit Persija Jakarta vs Persita Tangerang, BRI Liga 1: Prediksi Skor, Head to Head, Link Live Streaming

Adapun anggaran untuk tiap satu unit motor yang diberikan ke Lura se-Kota Semarang disebut Rp26,5 juta dan totalnya Rp4,7 Miliar yang ditender melalui e-katalog.

"Proses-prosesnya monggo (silakan) bisa dilihat nanti, karena ini semua melalui e-katalog, itu kan umum orang bisa melihat," sambungnya.

Wali Kota perempuan pertama di Semarang itu menyebut, klarifikasi ini dilakukan untuk meluruskan pemberitaan di media sosial terkait anggaran Rp8 Miliar untuk pembelian motor semata.

Baca Juga: Luna Maya Dapat Buket Bunga di Nikahan BCL, Tahun Depan Fix Bakal Nikah dengan Maxime Bouttier?

"Hari ini saya klarifikasi, jadi tidak ada namanya mungkin di medsos, mungkin di perkiraan atau asumsi orang-orang Rp 8 miliar untuk beli motor semua," jelasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )