Bocah Harusnya Juara Lomba Renang Popkab Sleman DIY Tapi Tetiba Dibatalkan, Publik Endus Kejanggalan Ini

Arendya Nariswari
Kamis 30 November 2023, 16:46 WIB
Bocah Harusnya Juara 2 Lomba Renang Popkab Sleman DIY Tapi Tetiba Dibatalkan, Publik Endus Kejanggalan Ini (Sumber : Twitter/@merapi_uncover)

Bocah Harusnya Juara 2 Lomba Renang Popkab Sleman DIY Tapi Tetiba Dibatalkan, Publik Endus Kejanggalan Ini (Sumber : Twitter/@merapi_uncover)

INFOSEMARANG.COM - Belakangan, publik menyoroti curhatan seorang ibu yang anaknya menjadi salah satu peserta lomba renang Popkab Sleman DIY.

Pada cuitan yang diunggah oleh akun Twitter @Merapi_Undercover, ibu dari bocah bernama Egi tersebut awalnya mengatakan jika putranya berhasil menjadi yang paling cepat di nomor 100 M gaya bebas.

Tidak sedikit penonton lain yang mengabadikan foto ketika Egi berhasil menyentuh dinding finish perlombaan tersebut.

Baca Juga: Tahu Gimbal Setahun Puspogiwang, Harus Siap Antre Lama jika Ingin Icip

Semestinya, menurut saksi dan sang ibu Egi menjadi juara 2 sebab dalam rekaman serta foto berhasil menyelesaikan pertandingan secara cepat

Namun siapa sangka, saat pengumuman Egi justru tidak mendapatkan medali apa-apa.

"Kami sempat mengajukan protes dengan mengajukan video hasil rekaman kami, tapi panitia tidak mau menerima masukan dan tetap pada keputusannya. Jadi yang menjadi pemenang versi panitia adalah ( lihat di foto bagian akhir) no 1, no 4 no 3," jelas sang ibu.

Ibunda Egi tentunya juga kecewa, terlihat dari foto beredar putranya tampak sedih sebab tak jadi juara meski sudah berjuang 1 bulan latihan.

Baca Juga: Kartu Oranye Akan Diterapkan Asosiasi Sepakbola Internasional, Apa Fungsinya?

Kendati demikian, ia mengaku tetap bersyukur sebab di kelas perlombaan 50 Meter gaya bebas, Egi tetap meraih medali perunggu.

"Semoga kami bisa bangkit lagi. Dan semoga pengda aquatik Sleman bisa melakukan instropeksi dengan membuka mata hati, mendengarkan dan juga menerima kritikan ketika ada keluhan setiap kegiatan. Jangan menutup diri dengan hal hal yang bersifat masukan . Terutama untuk pengembangan atlet atlet olah raga aquatik," pungkas sang ibu.

Melihat curhatan dari ibu Egi yang viral, diduga anaknya dicurangi dalam perlombaan renang itu, tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.

Baca Juga: Cara Membuat Spotify Wrapped 2023 dengan Mudah, Sekarang Juga Bisa Tampilkan Kepribadian Musik Pengguna

"Semangat terus Dek Egi, kayak gini tuh bikin mental anak down," ungkap salah seorang warganet.

"Beginilah cerminan kejuaraan di negeri ini, kalau gak titipan, curi umur, atau settingan untuk juara atau dapat medali. Semangat dek Egi, latihan lebih keras dan balas dengan perenang nomor 1 Indonesia kelak," imbuh warganet lain memberikan semangat.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )