Heboh Data KPU Bocor Hingga Ratusan Juta Data Warga Indonesia Diperjualbelikan, Lembaga Siber Sarankan Hal Ini

Jeanne Pita W
Rabu 29 November 2023, 10:53 WIB
Heboh Data KPU Bocor, Lembaga Siber Sarankan Hal Ini (Sumber : x.com/@secgron)

Heboh Data KPU Bocor, Lembaga Siber Sarankan Hal Ini (Sumber : x.com/@secgron)

INFOSEMARANG.COM -- Jagad maya kembali dihebohkan dengan kabar bahwa data warga Indonesia kini tengah diperjualbelikan di salah satu forum hacker usai situs KPU kebobolan.

Kabar bocornya data KPU ini pertama kali diketahui melalui unggahan akun @secgron milik Teguh Aprianto yang merupakan seorang konsultan keamanan siber di akun X miliknya pada Selasa (28/11/2023).

"Belum juga pemilu dan tau hasilnya gimana tapi data pribadi kita semua yang terbaru malah udah bocor duluan", tulis akun X @secgron milik Teguh tersebut pada keterangan tangkapan layar yang diunggahnya.

Baca Juga: Lagi, Ismail Bouneb Jadi Pahlawan Prancis: Tumbangkan Mali 2-1, Les Bleus Susul Jerman ke Final Piala Dunia U-17 2023

Dalam unggahan itu, ia pun menandai akun @kemkominfo, @BSSN_RI serta @KPU_ID.

Dalam unggahannya tersebut, ia menampilkan potongan layar seorang hacker bernama Jimbo di forum hacker Breachforums yang menyertakan caption “KPU.GO.ID 2024 Voters RAW DATABASE”.

Di samping itu, chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persadha pun kemudian turut menyarankan supaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera mengganti semua username dan kata sandi yang memiliki akses masuk ke sistem KPU.

Saran tersebut disampaikannya sebagai langkah sigap yang perlu untuk dilakukan KPU dlaam menangani kebocoran data yang tengah dialami saat ini.

Baca Juga: Seusai Puji Belinda, Chef Arnold Justru Kritik Dessert Buatan Kiki di Final MasterChef Indonesia

"Ada baiknya tim IT KPU melakukan perubahan username dan password dari seluruh akun yang memiliki akses ke sistem KPU tersebut sehingga bisa mencegah user yang semula berhasil didapatkan oleh peretas supaya tidak dapat dipergunakan kembali," ujar Pratama pada salah satu media, Rabu (29/11/2023).

Selain itu, Pratama juga menjelaskan bahwa masih diperlkan pula adanya audit dan forensik dari sistem keamanan dan juga server KPU guna meastikan titik serangan yang dimanfaatkan sang peretas tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini masih belum ada tanggapan resmi yang disampaikan langsung oleh pihak KPU terkait kebocoran data ini.

Baca Juga: Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan Pemancing Terjebak Banjir di Jembatan Panjang Ambarawa

Lebih lanjut Pratama pun mengungkapkan bahwa tim CISSREC juga sudah mencoba melakukan verifikasi data sample yang diberikan secara random melalui website cekdpt.

"Dan data yang dikeluarkan oleh website cekdpt sama dengan data sample yang dibagikan oleh peretas Jimbo, termasuk nomor TPS dimana pemilih terdaftar. Jimbo menawarkan data yang berhasil dia dapatkan seharga $74000 atau hampir setara 1.2 miliar rupiah," ujarnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos menyebut bahwa pihaknya juga sudah mendengar terkait adanya dugaan pembobolan data pemilih dalam Pemilu 2024 yang berasal dari situs resmi KPU.

Baca Juga: Menu Makan Siang Ala Pengungsi Rohingya yang Sempat Dikeluhkan, Warganet: Pantes Ditolak Banyak Negara...

Terkait hal itu, Betty menyatakan bahwa KPU juga sudah langsung berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna memastikan kebenaran terkait kebocoran data pemilih yang ada dalam database KPU ini.

"Sekarang lagi kita minta bantuan dari Satgas Cyber. Sekarang yang bekerja BSSN," ujar Betty di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023) malam.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa pelaku peretasan itu pun mengklaim bahwa dirinya telah mendapatkan akses admin ke situs KPU dan berhasil mencuri sekitar 252 juta data pribadi warga Indonesia. Namun ternyata ada sejumlah data terduplikasi hingga akhirnya setelah melalui proses penyaringan hanya tersisa 204.807.203 data pribadi unik.

Jimbo pun menjelaskan bahwa data tersebut berisi tentang informasi pribadi lengkap mulai dari NIK, NKK, no_ktp (Passport) , Nama, tps_id, Difabel, ektp, jenis_kelamin, tanggal_lahir, tempat_lahir, kawin, alamat, rt, rw, dan masih banyak informasi lainnya. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum08 Agustus 2026, 09:31 WIB

Film “Dan Bandung” Gelar Gala Premiere di Semarang, Kisah Cinta Anak Muda Siap Tayang

Film “Dan Bandung” menggelar gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang, Jumat (7/8/2026) malam.
Jumpa pers produser dan pemain 
film “Dan Bandung” di sela-sela gala premiere di Cinema Citra XXI Mall Ciputra Semarang. (Sumber:  | Foto: Sakti)
Pendidikan07 Agustus 2026, 11:43 WIB

1.091 Siswa SD-SMP Ramaikan MrKrisOlim Competition 2026, Ajang Kompetisi Nasional Berbasis Fair Play

Lembaga bimbingan belajar spesialis Olimpiade Sains Nasional (OSN), MrKrisOlim, kembali menggelar MrKrisOlim Competition (MKOC) 2026.
 (Sumber: )
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )