Situs KPU Kebobolan Jelang Pemilu 2024, Ratusan Juta Data Warga Indonesia Dijual di Forum Hacker

Jeanne Pita W
Rabu 29 November 2023, 10:32 WIB
Situs KPU Kebobolan Jelang Pemilu 2024, Ratusan Juta Data Warga Indonesia Dijual di Forum Hacker (Sumber : x.com/@secgron)

Situs KPU Kebobolan Jelang Pemilu 2024, Ratusan Juta Data Warga Indonesia Dijual di Forum Hacker (Sumber : x.com/@secgron)

INFOSEMARANG.COM -- Jelang Pemilihan Umum atau Pemilu 2024, kini situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) justru dikabarkan kebobolan hingga ratusan juta data warga Indonesia diperjualbelikan di forum hacker.

Setidaknya dikabarkan 204 juta data pribadi warga Indonesia bocor dan diperjualbelikan di forum tersebut.

Kejadian ini diketahui pertama kali melalui unggahan konsultan keamanan siber Teguh Aprianto, pada Selasa (28/11/2023) di platform media sosial X.

Baca Juga: Detik-detik Petugas Damkar Selamatkan Pemancing Terjebak Banjir di Jembatan Panjang Ambarawa

"Belum juga pemilu dan tau hasilnya gimana tapi data pribadi kita semua yang terbaru malah udah bocor duluan", tulis akun X @secgron milik Teguh tersebut pada keterangan tangkapan layar yang diunggahnya.

Dalam unggahannya tersebut, ia menampilkan potongan layar seorang hacker bernama Jimbo di forum hacker Breachforums dengan caption “KPU.GO.ID 2024 Voters RAW DATABASE”.

Lebih lanjut, pelaku peretasan itu pun mengklaim bahwa dirinya telah mendapatkan akses admin ke situs KPU dan berhasil mencuri sekitar 252 juta data pribadi warga Indonesia. Akan tetapi, terdapat beberapa data terduplikasi dan akhirnya setelah melalui proses penyaringan hanya tersisa 204.807.203 data pribadi unik.

Jimbo pun menjelaskan bahwa data tersebut berisi tentang informai pribadi lengkap mulai dari NIK, NKK, no_ktp (Passport) , Nama, tps_id, Difabel, ektp, jenis_kelamin, tanggal_lahir, tempat_lahir, kawin, alamat, rt, rw, dan masih banyak informasi lainnya.

Baca Juga: Kecelakaan Mobil dan Motor di Simpang Tabanan, Satu Korban Terkapar

Dalam forum tersebut, Jimbo mematok harga untuk 204 juta data warga Indonesia yang bocor tersebut sekitar USD 74000 atau sekitar Rp 1,1 miliar.

Di sisi lain, Pratama Persadha yang merupakan pakar keamanan siber lainnya juga menginformasi bahwa adanya kebocoran data penduduk Indonesia ini, di mana ia pun mengkonfirmasi bahwa jumlah data yang bocor tersebut hampir sama dengan jumlah pemilih dalam DPT Tetap KPU.

"Data pribadi penduduk bocor ini hampir sama dengan jumlah pemilih dalam DPT Tetap KPU dari 514 kab/kota di Indonesia serta 128 negara perwakilan," jelas Pratama.

Baca Juga: Kota Semarang Terendam Banjir Parah, Publik Beri Julukan: Welcome to Negara Air...

Menurutnya, diduga hacker tersebut berhasil mendapatkan akses login sebagai admin KPU melalui domain sidalih.kpu.go.id dan kemudian melakukan pencurian data-data tersebut.

"Sambil melakukan investigasi, ada baiknya tim IT KPU melakukan perubahan username dan password dari seluruh akun yang memiliki akses ke sistem KPU tersebut sehingga bisa mencegah user yang semula berhasil didapatkan oleh peretas supaya tidak dapat dipergunakan kembali," ujar Pratama menambahkan. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)