Gegara Nilai, Siswa Madrasah Aliyah Diburu Polisi karena Diduga Menganiaya Guru dengan Senjata Tajam

Elsa Krismawati
Selasa 26 September 2023, 06:50 WIB
Siswa MA Yasua Di Demak Tega Bacok Gurunya, Langsung Buang Senjata dan Kini Tengah Buron (Sumber : instagram.com/demakhariini)

Siswa MA Yasua Di Demak Tega Bacok Gurunya, Langsung Buang Senjata dan Kini Tengah Buron (Sumber : instagram.com/demakhariini)

 INFOSEMARANG.COM- Sebuah insiden mengerikan mengguncang sebuah Madrasah Aliyah (MA) di Demak, Jawa Tengah, ketika seorang siswa kelas XII berinisial RS diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang guru menggunakan senjata tajam.

Kejadian ini telah menarik perhatian publik dan memicu respons cepat dari Kepolisian Resor Demak.

Kapolres Demak, AKBP Purbaya, mengadakan konferensi pers di Semarang pada hari Senin untuk memberikan informasi terkait kasus ini.

Baca Juga: Giring Dicopot, Kaesang Pangarep Resmi Jadi Ketua Umum PSI

Menurut keterangan yang diberikan, perbuatan RS diduga dipicu oleh ketidakpuasannya terhadap nilai yang diberikan oleh guru bernama Fathur.

Dikutip Infosemarang.com dari Antara, Purbaya mengatakan.

"Saya telah memerintahkan Resmob untuk membantu Polsek Kebonagung dalam upaya pengejaran terhadap pelaku," kata Kapolres Purbaya seperti dikutip Infosemarang.com pada 26 September 2023.

Baca Juga: Tandai Akun Codeblu, Farida Nurhan Pamer Apartemen Baru Hasil Review Makanan: Nggak Kayak Kamu Dapetnya Dosa

Dalam laporan awal, diketahui bahwa pelaku, dengan senjata tajam, melukai leher korban yang merupakan seorang guru di madrasah tersebut.

Setelah melakukan tindakan kekerasan tersebut, pelaku langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor, meninggalkan kebingungan dan kepanikan di sekolah.

Sementara itu, korban penganiayaan telah segera dirujuk ke RS Dr. Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Baca Juga: Kondisi Terkini Guru Dibacok Murid di Madrasah Aliyah Yasua Demak

Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Desa Pilang Wetan, kondisi korban tampaknya mengalami perbaikan.

Memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga dan teman-temannya.

Kapolres Purbaya menegaskan bahwa pelaku yang saat ini diduga masih dalam pelarian akan dikejar dan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Baca Juga: Daftar Makanan yang Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Apa Saja?

Proses hukum akan diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk menegakkan keadilan.

Kejadian ini telah menyoroti pentingnya menjaga lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman dan mendidik bagi para siswa dan guru.

Ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya penanganan kasus kekerasan di sekolah dengan serius, untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

Semua pihak berharap agar pelaku segera ditangkap dan mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )