Kesbangpol Jawa tengah: Solo Raya Termasuk Daerah Rawan Konflik Politik pada Pemilu 2024

Elsa Krismawati
Senin 11 September 2023, 13:02 WIB
Solo dan sekitarnya rawan konflik politik (Sumber : Intagram @KPURI)

Solo dan sekitarnya rawan konflik politik (Sumber : Intagram @KPURI)

INFOSEMARANG.COM- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah (Jateng) telah mengidentifikasi bahwa wilayah Soloraya memiliki potensi konflik yang meningkat menjelang Pemilu 2024.

Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai-nilai toleransi sebagai upaya meminimalisir potensi konflik tersebut.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin, menekankan bahwa perbedaan pendapat antarwarga harus dikelola dengan bijak tanpa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Fitur Baru WhatsApp, Bisa Pisahkan Obrolan Grup dengan Chat Personal, Masih dalam Tahap Pengembangan

Menurutnya Ini memerlukan kedewasaan dalam bersikap serta saling menghargai perbedaan.

Dikutip Infosemarang.com dari Instagram @berita_jateng, Haerudin menyebutkan.

"Perbedaan itu sebuah keniscayaan, tapi persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini harus kita jaga bersama. Pemilu yang berjalan damai dan sukses maka kita akan melanjutkan pembangunan dan pemerintahan untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Haerudin seperti dikutip Infosemarang.com pada 11 September 2023.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Muncul di Tayangan Azan Maghrib, PDIP: Bukan Politisasi Agama

Meskipun wilayah Soloraya diidentifikasi sebagai daerah berpotensi konflik, Haerudin mencatat bahwa situasinya saat ini masih kondusif. Jawa Tengah, sebagai "center of gravity."

Yang berarti Jateng khususnya Solo Raya menjadi pusat perhatian dalam dinamika politik, dan oleh karena itu, perlu dijaga dengan baik.

Menghadapi masa kampanye yang akan dimulai pada 28 November 2023, Kesbangpol Jateng telah mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai toleransi.

Baca Juga: Pelatih Timnas Jerman Hansi Flick Dipecat Usai Tumbang Dari Jepang 1-4

Mereka meminta semua elemen masyarakat untuk bersatu dalam mencegah timbulnya konflik, termasuk dengan melawan penyebaran informasi palsu (hoaks), isu SARA, dan ujaran kebencian.

"Tentu semua elemen media, Kesbangpol bersama dengan organisasi kemasyarakatan untuk sama-sama menjaganya," lanjutnya.

"Kita sama-sama melawan hoaks dan ujaran kebencian dengan narasi-narasi positif, kita mengedepankan toleransi dengan saling menghargai," tegas Haerudin.

Baca Juga: Sinopsis Film Horor Terbaru "Lampir", Bakal Tayang di Bioskop Akhir Tahun 2023

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah mencatat daerah-daerah yang masuk dalam kategori rawan tinggi pada Pemilu 2024 dan Pemilihan Serentak 2024.

Dari 85 daerah yang masuk dalam kategori tersebut, tujuh di antaranya berlokasi di Jawa Tengah.

Termasuk Kota Semarang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Kendal.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )