Mbak Ita Apresiasi Ganjar Pranowo: Dukungan Terbesar bagi Pengembangan Kota Lama Semarang

Galuh Prakasa
Rabu 06 September 2023, 12:05 WIB
Mbak Ita apresiasi peran Ganjar Pranowo dalam pengembagan Kota Lama. (Sumber : Instagram/kotalama.semarang)

Mbak Ita apresiasi peran Ganjar Pranowo dalam pengembagan Kota Lama. (Sumber : Instagram/kotalama.semarang)

INFOSEMARANG.COM -- Dalam kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan kesan positifnya, khususnya dalam pengembangan kawasan Kota Lama.

"Kami sangat mengapresiasi peran besar beliau, terutama dalam pengembangan Kota Lama," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang pada hari Selasa.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara pesta rakyat berjudul "Terima Kasih Jawa Tengah," yang merupakan bentuk penghargaan atas purnatugas Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga: Waduh! 23.800 ASN Terdaftar Penerima Bansos Kemensos, Dikhawatirkan Ada Praktik Fraud

Mbak Ita mengungkapkan Ganjar adalah pejabat pertama yang mengajak Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk berkolaborasi dalam revitalisasi berbagai bangunan BUMN di Kota Lama.

“Kami sangat berkesan, bagaimana bisa mengembangkan kawasan kota lama. Beliau yang pertama mengajak menteri BUMN, di sana juga ada BUMN-BUMN yang direvitalisasi dan kemudian kita teruskan. Alhamdulillah bisa seperti ini, itu merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari bapak Ganjar Pranowo,” katanya.

Hasilnya, Pemerintah Kota Semarang dapat melanjutkan pembangunan Kota Lama hingga menjadi destinasi wisata unggulan di Jateng yang cantik dan menarik perhatian.

Selain itu, bersama dengan Wakil Gubernur Taj Yasin, Ita menyebut bahwa banyak program Pemprov Jateng yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Kota Semarang sebagai ibu kota provinsi.

Sebagai perwakilan masyarakat Kota Semarang, Ita juga menyatakan rasa kehilangan atas purnatugasnya Ganjar dan Taj Yasin yang telah memimpin Jateng selama lima tahun.

Baca Juga: Benarkah Pasang Behel atau Kawat Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Begini Penjelasannya

Ganjar telah memimpin Jateng selama dua periode, dengan Heru Sudjatmoko sebagai wakil gubernur pada periode pertama, dan Taj Yasin pada periode kedua.

Bukan hanya masyarakat yang merasa kehilangan, bahkan di kalangan pemerintahan juga merasakannya. Kepemimpinan Ganjar selama sepuluh tahun dinilai sangat berharga.

"Kami juga mendoakan beliau semakin maju dan tentunya, kami sebagai bagian dari warga Jawa Tengah dan Kota Semarang tentu merasa sangat kehilangan," katanya.

Jabatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen berakhir pada 5 September 2023.

Nana Sudjana, mantan Kapolda Sulawesi Selatan yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Utama Sekretariat Jenderal DPR RI ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jateng menggantikan Ganjar Pranowo.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)