Misteri Pembunuhan ASN Pemkot Semarang, Penyelidikan Masih Berlanjut Setelah Hampir Setahun Belum Terungkap

Galuh Prakasa
Kamis 24 Agustus 2023, 10:03 WIB
Ilustrasi | Hampir satu tahun, kasus pemubunuhan ASN Pemkot Semarang masih jadi teka-teki. (Sumber : Pexels/kat wilcox)

Ilustrasi | Hampir satu tahun, kasus pemubunuhan ASN Pemkot Semarang masih jadi teka-teki. (Sumber : Pexels/kat wilcox)

INFOSEMARANG.COM -- Polisi terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan Iwan Budi Paulus, seorang pegawai negeri sipil di Pemerintah Kota Semarang.

Dia tewas dengan tragis dan sampai saat ini, kasus ini belum terpecahkan.

Perkara ini ditangani tim gabungan Polda Jawa Tengah dan Polrestabes Semarang yang dipimpin oleh Wakapolda.

Baca Juga: Jualan Nasi Pakai Mobil Alphard, Aksi Pedagang Ini Bikin Geger Warga: Orang Kaya Gabut Ya Gini

"Proses masih berjalan, pemeriksaan saksi juga masih dilakukan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Johanson Simamora dikutip dari Antara pada Kamis, 24 Agustus 2023.

Johanson Simamora mengungkapkan seiring berjalannya penyelidikan, berbagai temuan penting telah muncul.

Setiap petunjuk dijelajahi secara cermat, diperbaharui informasinya, dan dievaluasi oleh tim penyidik yang dipimpin oleh Wakapolda.

Dia meminta kepada masyarakat untuk memberikan dukungan penuh dalam usaha mengungkap kebenaran di balik kematian tragis Iwan Budi Paulus.

Dengan dukungan ini, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan.

Baca Juga: 7 Strategi Efektif Mendapatkan Ulasan Positif dari Pelanggan

Kronologi Kejadian

Kisah ini dimulai pada 8 September 2022, ketika jasad terbakar ditemukan di Pantai Marina, Kota Semarang.

Bersama jasad, terdapat sepeda motor dan barang-barang pribadi yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

Kehilangan Iwan Budi sehari sebelumnya, tepat sebelum dia dijadwalkan menjadi saksi dalam kasus korupsi aset.

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI

Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro juga turut terlibat dalam mengungkap kasus pembunuhan ini.

Mereka mengusut dua oknum TNI yang dicurigai terlibat dalam kasus.

Namun, hingga saat ini, belum ada bukti permulaan yang cukup untuk mengaitkan keterlibatan mereka dalam pembunuhan Iwan Budi Paulus.

Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Engagement Instagram, Lakukan Sejak Awal Instagram Dibangun!

Kamu mungkin juga tertarik membaca kronologi Mahasiswi di Semarang meninggal di kos.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )