Ditargetkan Rampung Agustus, Alun-Alun Masjid Agung Semarang Pakai Rumput Sintetis, Kaki Lima Dipindah ke Pasar Johar

Galuh Prakasa
Senin 21 Agustus 2023, 12:12 WIB
Ilustrasi | Renovasi Alun-Alun Masjid Agung Semarang ditargetkan rampung bulan Agustus. (Sumber : Google Maps)

Ilustrasi | Renovasi Alun-Alun Masjid Agung Semarang ditargetkan rampung bulan Agustus. (Sumber : Google Maps)

INFOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota Semarang saat ini tengah menggelar proses renovasi untuk Alun-Alun Masjid Agung Semarang (MAS).

Renovasi ini direncanakan akan selesai pada bulan Agustus ini, menghadirkan suasana yang lebih segar dan menarik bagi warga serta pengunjung.

Salah satu perubahan besar adalah pengalihan fungsi area Alun-Alun MAS.

Baca Juga: Dokter dan Tenaga Kesehatan Tidak Bisa Langsung Diproses Hukum, Ada Rekomendasi Majelis Independen Sebelum Aparat Bergerak

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan bahwa area ini akan lebih difokuskan sebagai ruang publik untuk berkegiatan dan bersantai.

Sementara itu, aktivitas perdagangan akan diatur dengan lebih baik di kawasan Pasar Johar.

UMKM yang biasanya berjualan di Alun-Alun MAS akan dialihkan ke Pasar Johar, menciptakan suasana yang lebih tertata dan nyaman.

Ruang "Healing" dan Kolaborasi dengan Pasar Johar

Mbak Ita menambahkan, Pembenahan Alun-Alun MAS ini memiliki tujuan besar dalam menciptakan ruang yang mengundang ketenangan dan penyembuhan bagi masyarakatnya.

Menurutnya, Alun-Alun akan menjadi tempat di mana masyarakat dapat melepaskan diri dari hiruk-pikuk rutinitas sehari-hari.

Dalam kata lain, belanja dapat dilakukan di Pasar Johar, sementara makan dan bersantai bisa dinikmati di Alun-Alun MAS.

Baca Juga: 10 Usaha Sampingan dengan Penghasilan Menggiurkan, Coba Salah Satunya!

Upaya ini sejalan dengan visi untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas komersial dan rekreasional.

"Alun-alun akan lebih digunakan masyarakat untuk healing. Jadi, belinya UMKM di Pasar Johar, makannya di alun-alun," kata Ita, sapaannya dikutip dari website Pemkot Semarang pada Senin, 21 Agustus 2023.

Proses Renovasi dan Rencana Masa Depan

Saat ini, proses renovasi Alun-Alun MAS sedang berjalan. Salah satu perubahan signifikan adalah penggantian rumput alami di tengah Alun-Alun dengan rumput sintetis.

Kendati begitu, ada keterbatasan dalam penggunaan anggaran yang ditetapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yaitu maksimal Rp 1 miliar.

Oleh karena itu, penggunaan rumput sintetis menjadi solusi yang lebih terjangkau.

Selain itu, penambahan bangku-bangku dan street furniture lainnya menjadi fokus utama dalam renovasi ini, dengan target selesai pada bulan ini.

Baca Juga: Indonesia Menang Tipis 1-0 Lawan Timor Leste di Piala AFF U-23 2023, Masih Ada Harapan Masuk Semifinal

Kolaborasi dengan Influencer untuk Pengenalan Pasar Johar

Dalam upaya untuk memperkenalkan Pasar Johar kepada masyarakat, terutama generasi muda, pihak pemerintah akan bekerja sama dengan para influencer dalam peluncuran Johar.

Langkah ini diambil untuk menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang pasar ini dan segala yang ditawarkannya.

Selama proses renovasi Alun-Alun MAS berlangsung, pemerintah juga memberikan tugas kepada organisasi pemerintah daerah (OPD) untuk melakukan studi banding ke beberapa pasar terkenal di Indonesia, seperti Pusat Grosir Surabaya (PGS) dan Pasar Beringharjo.

Tujuannya adalah untuk memahami strategi pengelolaan dan penataan pasar yang sukses, sebagai inspirasi dalam pengembangan kawasan Pasar Johar.

"Kenapa (pasar tersebut) bisa ramai sekali. Padahal, Pasar Johar ini kan sebenarnya sudah bangunan bagus kenapa tidak bisa," ungkapnya.

Renovasi Alun-Alun Masjid Agung Semarang merupakan langkah penting menuju pemanfaatan ruang publik yang lebih optimal.

Dengan perubahan konsep fungsi dan tata letak yang lebih baik, diharapkan Alun-Alun MAS akan menjadi tempat yang nyaman, menarik, dan ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Baca Juga: Rutinkan Usai Sholat! Doa Memohon Pekerjaan dan Rezeki yang Halal dalam Islam

Anda mungkin juga tertarik membaca Persib Bandung menang 2-1 lawan PSIS Semarang, Laskar Mahesa Jenar dapat ganjaran 2 Penalti dan 2 Kartu Merah.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum17 Juni 2026, 13:36 WIB

ETOS Umumkan 5 Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Ini Daftar Lengkapnya

ETOS Indonesia Institute merilis hasil survei terbaru mengenai kinerja Kabid Humas Polda di Indonesia.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. (Sumber: )
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )