Tak Menyesal, Pelaku Mutilasi di Tembalang Malah Semringah Bisa Buat Polisi Lembur

Noorchasanah Anastasia
Senin 15 Mei 2023, 10:16 WIB
Pelaku mutilasi dan cor tubuh juragan galon dan gas di Tembalang. (Sumber : Instagram @polrestabes_semarang_official)

Pelaku mutilasi dan cor tubuh juragan galon dan gas di Tembalang. (Sumber : Instagram @polrestabes_semarang_official)

INFOSEMARANG.COM -- Pelaku mutilasi di Tembalang, Muhammad Husein, mengaku menyadari perbuatannya tersebut membuat pihak kepolisian bekerja lebih ekstra.

Pasalnya Husein mengaku sengaja tidak menyerahkan diri agar tidak mempermudah polisi mengusut kasus.

Terlihat dari unggahan akun Instagram resmi Polrestabes Semarang, Minggu (15/4/2023), Husein kembali mengeluarkan kata-kata yang tidak ada unsur penyesalan.

Baca Juga: Fakta-fakta Penemuan Mayat Juragan Galon dan Gas di Tembalang: Dimutilasi lalu Dicor Semen

Husein sadar jika tindakan kejinya tersebut membuat pihak kepolisian bekerja lembur.

Raut mukanya justru menunjukkan kesenangan.

Ia berbicara dengan tersenyum seolah-olah tidak sedang berbuat salah.

"Ternyata kelakuan aku, aku jadi membuat susah kepolisian Semarang, mereka harus lembur sampai pagi. karena perbuatan aku," aku pelaku saat berada di dalam mobil tahanan.

Husein mengaku melakukan hal keji itu karena merasa sakit hati dengan pemilik toko seperti ia ceritakan di hadapan awak media, Rabu (10/5/2023)

di Polrestabes Semarang.

Ia yang baru bekerja dari bulan puasa, sudah beberapa kali mengalami kekerasan fisik.

Setiap melakukan kesalahan kecil saat melayani pembeli, Husein menyebut jika juragannya selalu main tangan.

Sempat ingin keluar dari pekerjaan namun ia beralasan KTP ditahan dan mendapat ancaman.

Baca Juga: Fakta-fakta Penemuan Mayat Juragan Galon dan Gas di Tembalang: Dimutilasi lalu Dicor Semen

Rasa dendam dan sakit hati tersebut menjadi motif Husein untuk membunuh korban dengan cara menusuk, memutilasi hingga mengecor tubuh korban menggunakan semen.

Pembunuhan yang dilakukan Husein ini rupanya sudah direncanakan sejak Senin sebelumnya.

Hingga ia lalu melakukan eksekusi pada Kamis (4/5/2023) malam.

Husein bahkan terang-terangan tidak menyesali perbuatannya.

Ia merasa puas sudah menghabisi nyawa bosnya tersebut.

"Saya puas, karena dendam saya sudah terlampiaskan," kata Husein.

Mayat korban baru ditemukan 4 hari kemudian yakni pada Senin (8/5/2023) siang.

Selain itu, ia memberikan alasan unik saat ditanya alasan melarikan diri.

"Kalau saya menyerahkan diri ke polisi, nanti keenakan polisinya," pungkasnya.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)