Mantan Bos PSIS Dorong Mbak Ita Maju Lagi di Pilwakot Semarang

Sakti Setiawan
Kamis 09 Mei 2024, 14:18 WIB
Mantan Komisaris PSIS, Junianto.  (Sumber:  | Foto: istimewa.)

Mantan Komisaris PSIS, Junianto. (Sumber: | Foto: istimewa.)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM -Dorongan kepada Wali Kota Semarang petahana, Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk maju kembali di Pilwakot Semarang 2024 makin menguat. Setelah sebelumnya dorongan muncul dari pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang dan Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ) Kota Semarang, kini giliran dari kalangan olah raga. 

Salah satunya mantan bos PSIS, Junianto atau biasa disapa Anto, yang menegaskan sangat mendukung jika Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk kembali ikut bersaing dalam Pilwalkot Semarang 2024.

''Meski perempuan, Mbak Ita mau tahu dan peduli tentang sepak bola. Di bidang lain, kepemimpinan Mbak Ita juga sudah teruji dan terbukti kinerjanya,'' kata pemilik Rumah Sakit Charlie Hospital ini, Kamis 9 Mei 2024.

Junianto sendiri merupakan mantan bos PSIS, yang melalui Wahyu Agung Group pernah memiliki 30 persen saham klub kebanggaan warga Kota Semarang pada tahun 2022-2023 lalu. Namun pada Mei 2023 lalu, dirinya melepas saham miliknya. Alasannya kala itu, klub PSIS tak bisa melepas kepemilikan saham kepada publik.

Junianto yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris PSIS sempat merencanakan untuk membuat PSIS bisa melantai di pasar saham. Namun rencana itu gagal, dia kemudian memutuskan untuk tidak duduk di jajaran struktural PSIS dan digantikan adiknya. Adiknya sebagai represesntasi keberadaan perusahaan Junianto di PSIS.

Tak hanya Anto, Ketua Citarum Jogging Club Tjan Lin Eng menilai, meski baru dilantik sebagai Wali Kota Semarang pada Februari 2023, Mbak Ita sudah memberikan karya nyata.

Hal itu dibuktikan dengan seabrek penghargaan yang telah diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. ''Mbak Ita memiliki semangat dan kinerja yang luar biasa. Kedekatan dengan warga, inovasi pembangunan, dan cara mengatasi masalah banjir berhasil ditangani dengan baik oleh Mbak Ita,'' ujar Tjan Lin Eng di Stadion Sidodadi Semarang, Rabu 8 Mei 2024.

Dia menambahkan, sebagai bagian dari komunitas olah raga khususnya jogging, pihaknya bersyukur dengan fasilitas yang ada di Kota Semarang. Stadion Tri Lomba Juang dan Lapangan Sidodadi kini sudah representatif untuk digunakan para pegiat olah raga.

Masih ada potensi pula di daerah bantaran Sungai Banjir Kanal Barat dan Timur yang bisa dipoles untuk area wisata dan olah raga jogging. ''Harapan kami, Mbak Ita tetap dapat melanjutkan karyanya untuk Kota Semarang tercinta ini,'' tutur Tjan Lin Eng.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu terkait banyaknya dorongan kepada dirinya untuk maju kembali di Pilwakot Semarang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )