Ngeri! Pengakuan Penjual Anjing untuk Konsumsi, Sudah Bayar ke Aparat?

Elsa Krismawati
Sabtu 13 Januari 2024, 11:00 WIB
Donal Harianto pemasok ratusan anjing yang diamankan di Kalikangkung (Sumber : instagram @soloinfo)

Donal Harianto pemasok ratusan anjing yang diamankan di Kalikangkung (Sumber : instagram @soloinfo)

INFOSEMARANG.COM- Pelaku penjual anjing yang viral karena untuk konsumsi sudah berhasil diamankan Polrestabes Semarang.

Donal Harianto mengaku sudah bekerja sebagai penjual anjing selama 10 tahun.

Donal Harianto tertangkap saat mengirim 226 ekor anjing ke wilayah Surakarta.

Baca Juga: Heboh! Situs BMKG Jateng Dihack Jadi Situs Slot Judi Online

"Saya sudah mungkin 10 tahun, kalau per bulan bisa 300-400 ekor. Sebulan kirim dua kali,” ujar Donal seperti dikutip Infosemarang.com dari Instagram @humaspoldajateng pada 13 Januari 2024.

Ia mengaku selama ini mendapat pasokan anjing dari daerah Jawa Barat mulai dari Subang, Tasikmalaya, Garut, hingga Sumedang.

Satu ekor anjing itu dia jual di Wonosari, Kabupaten Klaten, dengan harga Rp350.000.

Baca Juga: Tata Cara dan Syarat Pindah Memilih TPS Bagi Mahasiswa Perantau di Pemilu 2024

“Saya beli Rp250.000, jual sekitar Rp350.000. Kalau di sana yang cari orang sana, dia biasanya keliling kampung beli dari petani enggak mungkin nyuri sebanyak itu," lanjutnya.

"Saya untung bersihnya Rp25 ribu. Saya cuma di daerah Wonosari. Ada seperti lapangan. Ya habis di situ,” jelasnya.

Donal juga mengaku ada pelanggannya yang membeli anjing untuk dikonsumsi.

Selain itu, anjing juga biasanya digunakan untuk berburu biawak atau tikus.

Baca Juga: Ibu Hamil Jangan Berlebihan saat Tertawa, Waspada Kena Kram dan Nyeri

“Kalau di sini saya jual hidup, ya ada yang buat diseleksi buat buru biawak, mungkin ada yang diseleksi buat cari tikus di sawah dan ada juga untuk dikonsumsi," ungkapnya.

"Tapi, saya juga kurang tahu karena jualnya hidup. Pelanggan saya banyak, tap enggak hafal,” ujarnya.

Donal menyebut, dirinya tidak tahu jika ada larangan mengirim daging anjing selama ini.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Depan PMI Kendal: Diduga karena Rem Mendadak di Lampu Merah

Ia mengklaim telah membayar ke pegawai dinas dan kepolisian untuk mendapatkan dokumen pengiriman anjing ke wilayah Soloraya.

Sementara itu, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono, menegaskan dokumen dari kepolisian dan UPTD yang dibawa Donal adalah dokumen palsu.

Dalam kasus ini, para tersangka juga akan dikenakan pasal tentang pemalsuan surat.***

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)