Kronologi dan Dugaan Penyebab Siswi SMP di Gunungpati Tewas Gantung Diri

Noorchasanah Anastasia
Rabu 10 Januari 2024, 14:15 WIB
Seorang siswi SMP berusia 13 tahun ditemukan tewas gantung diri oleh ayahnya di rumah yang beralamat di Gunungpati, Kota Semarang, Selasa 9 Januari 2024 pagi. (Sumber : Instagram @infokejadiansemarang_atas - InfoSemarang.com)

Seorang siswi SMP berusia 13 tahun ditemukan tewas gantung diri oleh ayahnya di rumah yang beralamat di Gunungpati, Kota Semarang, Selasa 9 Januari 2024 pagi. (Sumber : Instagram @infokejadiansemarang_atas - InfoSemarang.com)

Seorang siswi SMP berusia 13 tahun ditemukan tewas gantung diri oleh ayahnya di rumah yang beralamat di Gunungpati, Kota Semarang, Selasa 9 Januari 2024 pagi.

INFOSEMARANG.COM - Kronologi dan dugaan penyebab tewasnya seorang siswi SMP di Gang Nangka Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Selasa 9 Januari 2024 sekitar pukul 05.00 WIB. Korban ditemukan sudah tak bernyawa dalam kondisi tergantung oleh ayahnya.

Kronologi bermula saat ayah korban hendak keluar rumah, terkejut saat mendapati korban gantung diri di teras rumah pada pagi hari.

Baca Juga: Sopir Diduga Ngantuk, Sebuah Mobil Tubruk Pengendara Lain di Depan SPBU Karangjati Hingga Terbalik

Sang ayah lantas memanggil istrinya yang sedang ada di kamar mandi kemudian bergegas menyusul ke teras. Ayah korban kemudian berusaha untuk memotong tali pramuka yang digunakan untuk gantung diri.

Setelah diperiksa kondisinya oleh ayahnya, korban sudah tak bernapas dan dalam kondisi kaku. Pada bagian leher, terdapat bekas jeratan tali yang sudah menghitam.

Keluarga korban lantas menghubungi petugas kepolisian Polsek Gunungpati dan tim INAFIS dari Polrestabes Semarang.

Baca Juga: Seorang Siswi SMP di Gunungpati Ditemukan Ayahnya Tewas Gantung Diri

Dugaan penyebab tewasnya korban karena keinginannya memiliki motor sendiri belum bisa dipenuhi. Kabarnya korban juga sempat menerima ajakan dari teman-temannya untuk mengakhiri nyawa bersama.

Namun hal ini masih hanya dugaan berdasarkan pengakuan warganet yang mengaku dekat dengan lokasi rumah korban.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )
Umum29 Juni 2026, 09:39 WIB

Bank Mandiri Taspen Tegaskan Tidak Ada Kredit Fiktif maupun Kredit Bermasalah dalam Kasus di Purwokerto

Seluruh proses penyaluran kredit yang dilakukan Bank Mandiri Taspen telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.
 (Sumber: )