Pompa Air Rusak Bikin Banjir, Wali Kota Semarang: Kan Repot Kalau Begini, yang Disalahin Tetap Pemkot

Noorchasanah Anastasia
Kamis 16 November 2023, 06:02 WIB
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, sidak ke Kali Tenggang untuk mengecek pompa air yang rusak sehingga berakibat banjir, Rabu 15 November 2023. (Sumber : Pemkot Semarang)

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, sidak ke Kali Tenggang untuk mengecek pompa air yang rusak sehingga berakibat banjir, Rabu 15 November 2023. (Sumber : Pemkot Semarang)

Mbak Ita Wali Kota Semarang mengaku pihaknya sudah maksimal dalam pencegahan banjir di Kota Semarang saat musim hujan, rusaknya pompa Kali Tenggang dan Kali Sringin merupakan kewenangan BBWS.

INFOSEMARANG.COM - Hevearita Gunaryanti Rahayau langsung melakukan sidak ke Kali Tenggang dan Kali Sringin, dimana lokasi rumah pompa air milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) berada.

Pompa air yang digunakan untuk mengendalikan air agar tidak terjadi banjir ini rupanya rusak saat ia meninjau. Ada 3 dari 6 pompa air di Kali Tenggang rusak dan 1 pompa air yang berfungsi di Kali Sringin.

Rusaknya pompa air ini berakibat sejumlah titik di Kota Semarang terendam banjir. Di antaranya Kaligawe, Genuk, dan lain sebagainya yang tergenang air setelah beberapa jam dilanda hujan pada Selasa 14 November 2023 malam.

Baca Juga: Mbak Ita Ngamuk Lihat Pompa Air Kali Tenggang Rusak, Bikin Banjir Kaligawe dan Genuk saat Hujan

Mbak Ita menilai banjir yang terjadi ini akan membuat warga menyalahkan pihak Pemkot Semarang. Padahal Pemkot Semarang sudah berusaha memaksimalkan untuk mengantisipasi banjir sebelum musim hujan datang.

Termasuk dengan rutin berkoordinasi dengan BBWS terkait penanganan banjir di Kota Semarang.

"Ini pompanya rusak, kan repot kalau kayak begini," kata Mbak Ita saat sidak pompa air di Kali Tenggang, Rabu 15 November 2023.

"Saya dulu sudah sampaikan ke BBWS untuk pengendalian banjir yang biasa terjadi di akhir tahun. Masalah pompa ini permasalahan serius, ini merupakan kewenangan BBWS," lanjutnya.

"Karena apa pun nanti yang disalahkan tetap pemerintah kota, padahal kami tidak bosan-bosannya koordinasi dengan BBWS," pungkas Mbak Ita.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )