Viral Kurir Pasang Bendera Palestina Kena Amuk Satpam Apartemen, Langsung Dicopot Satpam Tanpa Konfirmasi Gegara Ini

Jeanne Pita W
Kamis 09 November 2023, 16:41 WIB
Kurir Pasang Bendera Palestina Kena Amuk Satpam Apartemen (Sumber : instagram.com/folkshitt)

Kurir Pasang Bendera Palestina Kena Amuk Satpam Apartemen (Sumber : instagram.com/folkshitt)

INFOSEMARANG.COM -- Di media sosial tengah viral sebuah video yang menunjukkan seorang satpam yang marah-marah pada seorang diduga kurir lantaran memasang bendera Palestina di kendaraannya.

Dalamvideo yang beredar, tampak sang satpam tersebut menghentikan laju kendaraan kurir dan kemudian terjadilah adu mulut antara keduanya.

Melalui caption yang diunggah @saha_marwah26 di media sosial, dijelaskan bahwa peristiwa yang terekam tersebut terjadi usai pihak keamanan di kawasan apartemen Spring Lake Bekasi melepas tanpa izin atau konfirmasi bendera Palestina yang terpasang pada bentor milik kurir itu.

Baca Juga: Enam Titik Penjemputan Shuttle Bus Gratis ke Gelora Bung Tomo Surabaya, Venue Piala Dunia U-17 2023

Setelah dilepas, pihak keamanan tersebut baru bilang kepada sang kurir.

Akhirnya, kurir itu pulang namun kemudian kembali lagi ke apartemen tersebut dengan bendera yang sama yang diikat dengan kabel ties supaya tidak dilepas tanpa izin lagi.

Namun kemudian tindakan itu mengundang amarah satpam tersebut dan terjadilah adu mulut.

"Memang kenapa? Kenapa memang kalau saya pasang? Maksudnya apa? Saya merugikan nggak?" ujar sang perekam.

Baca Juga: 6 Fakta Suami di Demak KDRT Istri hingga Tewas: Ada Teriakan 'Jangan Bunuh Aku' dan 'Ibuku Dibunuh'

Tampak tak terima direkam, satpam itu juga sempat berusaha merebut ponsel sang perekam meski menyatakan sudah menasehati dan menegur sang pemasang bendera itu sebelumnya.

Diketahui lebih lanjut bahwa satpam tersebut melarang sang kurir memasang bendera Palestina itu dengan alasan ada penghuni apartemen Spring Lake Bekasi yang tidak suka.

Video yang kemudian menjadi viral tersebut mengundang banyak komentar warganet.

@mayylan, "Padahal dia masang di kendaraan pribadi, tidak merusak/mengganggu fasilitas umum. Coba kalo mau haid dibicarakan baik2, gw kira gw doang yg begini pas masa pms😩 suka sensi ga jelas 😩"

Baca Juga: Omegle Resmi Tutup Hari Ini Setelah 14 Tahun Beroperasi, Warganet: Terima Kasih Sudah Perkenalkan ASL

@fatchul_ulum, "Kok bapak yg panas ya 😂"

@sahlanmuharram, "Emang mengganggu pengendara lain ya, itu bahkan ga di kibar benderanya cuma diikat aja"

@jakartafootball12, "Padahal ini kemanusiaan bukan masalah agama aja loh."

@mamas_kriss, "Kerjaan satpam menjaga teritorial bos bukan malah menghardik seseorng dia lupa sma jobdesk dia 😂 yg aparat Negara ajh Pro Palestine eh dia malah so keras🗿"

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)