Kembali Viral, Momen Pasukan Intelijen Khusus Israel Komplain Warna Baju Pembawa Berita India, Warganet: di Luar Nalar

Elsa Krismawati
Selasa 07 November 2023, 13:19 WIB
pasukan intelijen khusus Israel, Frederic Landau komplain warna baju pembawa berita India (Sumber : instagram @cordova.media)

pasukan intelijen khusus Israel, Frederic Landau komplain warna baju pembawa berita India (Sumber : instagram @cordova.media)

INFOSEMARANG.COM - Cuplikan wawancara pasukan intelijen khusus Israel, Frederic Landau komplain pakaian pembawa berita atau news anchor India kembali viral di media sosial X.

Dilansir dari akun instagram @cordova.media, dalam tayangan tersebut Frederic Landau menyoroti pakaian yang dikenakan Shreya Dhoundial yang tengah mewawancarainya tentang konflik Israel dan Hamas.

Adapun dalam video Shreya mengenakan sari berwarna hijau merah, dan hitam yang mirip dengan warna bendera Palestina.

Baca Juga: Piala Dunia U-17 2023: Timnas Uzbekistan dan Spanyol Tiba di Solo, Pemanasan Sudah Dimulai

Saat sesi wawancara dimulai, Frederic bukannya menjawab pertanyaan yang diajukan, ia malah komplain soal warna pakaian yang digunkan sang news anchor.

"Saya bisa melihat warna pakaian yang kamu gunakan siang ini, dan itulah kenapa saya dengan sengaja memakai biru dan putih,"

"Dengan segala hormat warna pakaian hijau, merah dan hitam yang sengaja anda kenakan, putih dan birulah yang akan menang," ujar Frederic.

Baca Juga: Cek Jadwal! KAI Resmi Buka Penjualan Tiket Kereta Api untuk Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Mendengar komentar tersebut ditujukan padanya, Shreya lantas terlihat sempat terdiam sejenak.

Dengan bijak Shreya mengajak agar Pasukan khusus Intelijen Israel itu tak membeda-bedakan warna.

Lantas, ia pun menjelaskan bahwa pakaian yang digunakannya merupakan sari milik neneknya.

"Saya ingin sampaikan Frederic, bahwa sari ini milik nenek saya, jika dia masih ada saat ini usianya 105 tahun hari ini, dia tidak tahu soal konflik Israel dan hamas," tutur dia.

Baca Juga: Nama Tiga Relawan Indonesia Menolak Evakuasi dari Gaza, Jalani Misi Kemanusiaan di Tengah Gempuran Israel

Frederic pun menyuruh agar pakaian sari milik neneknya itu bisa digunakan Shreya di lain kesempatan.

Namun lagi, Shreya nampak sangat cerdas dalam menanggapi komplain orang yang tengah diwawancarainya itu.

"Tidak Frederich, saya tidak akan membiarkan Anda memutuskan apa yang yang saya gunakan dan apa yang saya katakan," tandas Shreya.

Video yang diketahui sudah cukup lama beredar ini kembali viral di media sosial, menyusul konflik Israel dan Palestina kembali memanas.

Baca Juga: PSSI Bolehkan Kibarkan Bendera Palestina, tapi Larang Hal Ini!

Seperti diunggah oleh akun menfess di media sosial X @tanyakanrl pada 6 November 2023.

Warganet yang menyaksikan hal itu turut berkomentar, dan tidak menyangka perkara warna pakaian dapat membuat warga Israel begitu tersinggung.

"Level playing vistim mereka udah diluar nalar, alasannya as simple as they trigerring by the color," tulis @belong***

"Intinya rasis juga, ngeliat budaya lain yang beda dikit, langsung merasa terancam, karena terbiasa punya privilege," tulis @sam***

Baca Juga: Presiden Ukraina, Zelenskyy Dukung Perang Tel Aviv, Sebut Hamas dan Hizbullah "Teroris" yang Didukung Rusia, Iran, dan Korea Utara

"Wkwk mana sari neneknya lebih tua dari israhell," tulis @table***

"Serewel ini baperan kali yak dikit-dikit tantrum dikit-dikit ngamuk ama hal sepele pun ngamuk," tulis @naya***.

***

 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)