Kejam! Viral Video Pemuda Aniaya Penyandang Disabilitas, Ternyata Pelaku Positif Narkoba

Arendya Nariswari
Selasa 24 Oktober 2023, 10:54 WIB
Kejam! Viral Video Pemuda Aniaya Penyandang Disabilitas, Ternyata Pelaku Positif Narkoba (Sumber : Twitter/@pai_c1)

Kejam! Viral Video Pemuda Aniaya Penyandang Disabilitas, Ternyata Pelaku Positif Narkoba (Sumber : Twitter/@pai_c1)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini, publik dibuat geram oleh aksi pemuda yang berani siksa penyandang disabilitas.

Aksi kejam pemuda siksa penyandang disabilitas ini terekam kamera CCTV dan menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun X @Pai_C1.

Dari informasi yang beredar, kejadian penyiksaan terhadap penyandang disabilitas itu terjadi di Pematang, Siantar.

Baca Juga: 5 Jenis Kesulitan Hidup yang Kerap Mendera Manusia, Ketahui Cara Mengatasinya!

Entah awal mulanya bagaimana, namun dalam rekaman itu terlihat dua pria melakukan aksi kejam dengan memukuli tubuh penyandang disabilitas itu hingga tak berdaya.

Bahkan terlihat korban yang sudah tidak berdaya tadi, bagian perutnya diinjak dan tubuhnya sempat diseret oleh pelaku.

Bukan hanya itu saja, penyandang disabilitas tadi uangnya dirampas oleh kedua pria tersebut.

Salah seorang warganet mengungkapkan bahwa sehari-hari korban kerap membantu warga berjualan dan mencari barang bekas.

Baca Juga: Teman Tiba-Tiba Menghilang dari Pergaulan? Ketahui Penyebab Seseorang Menarik Diri dari Kehidupan Sosial

Namun sebab banyak yang merasa iba dengan kondisinya, tidak sedikit orang memberikan uang sukarela.

"FYI, itu si korban hari-hari masih bantuin warga jualan sama nyari barang bekas. Tapi karena banyak yg kasihan makanya sering dikasi duit, alias sebenernya doi bukan kang minta-minta," tulis akun X @canrapratams memberikan penjelasan.

Peristiwa kejam itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, pada Minggu kemarin.

Pemilik akun @yogenhero sendiri menambahkan jika pelaku penganiayaan penyandang disabilitas tersebut sudah diamankan oleh Polres Pematang Siantar.

“Sudah ditangkap min dua-duanya, terima kasih perhatian netizen semua, kita proses pelaku,” tutur Kapolres.

Baca Juga: RI Punya Jenis 'Narkotika' yang Diekspor dengan Nilai Milyaran Rupiah, Kemendag: Bukan Barang Ilegal

Yang lebih mencengangkan lagi, dikutip dari akun Instagram @temanpolisi, terbaru diketahui bahwa pelaku positif menggunakan obat terlarang narkoba.

Tidak sedikit warganet yang ikut geram ketika mendengar peristiwa penganiayaan terhadap penyandang disabilitas itu.

"Pelakunya sih ini yang cacat, harusnya kena pasal berlapis kalau tertangkap," ungkap salah seorang warganet.

"Kasian banget ya Allah, semoga di penjara digebukin tahanan lainnya," imbuh warganet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )