Klarifikasi Polres Cilacap Soal Kasus Perundungan Siswa SMP, Sebut Sudah Amankan Pelaku Sebelum Video Viral

Elsa Krismawati
Kamis 28 September 2023, 05:35 WIB
Polresta Cilacap saat menggelar klarifikasi kasus perundungan siswa SMP (Sumber : instagram @humaspolrestacilacap)

Polresta Cilacap saat menggelar klarifikasi kasus perundungan siswa SMP (Sumber : instagram @humaspolrestacilacap)

INFOSEMARANG.COM - Pihak Polisi Reserse Kota Cilacap memberikan klarifikasi terkait dengan video viral yang menunjukkan perundungan seorang pelajar SMP di media sosial.

Menurut informasi, baik pelaku maupun korban adalah siswa di SMP 2 Cimanggu, Cilacap.

Pengamanan terhadap terduga pelaku perundungan ini dimulai berdasarkan laporan dari Kepala Desa Negarajati dan Kepala Desa Pesahangan, yang mencatat adanya insiden perundungan di lingkungan desa tersebut.

Baca Juga: Codeblu Ungkap Bang Madun Nyak Kopsah Tak Salah: Baba Hanya Polos Diperalat Banyak Orang

Kapolres Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto dalam pernyataannya di akun Instagram @humaspolrestacilacap mengungkapkan bahwa pelaku telah diamankan sebelum video tersebut menjadi viral di media sosial.

Laporan mengenai kasus perundungan ini telah diterima oleh Polresta Cilacap sejak Selasa, 26 September 2023.

"Sebelum video ini menyebar, dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Cilacap kami sudah mengamankan terduga pelaku." Ujar Fannky dikutip Infosemarang.com, 27 September 2023.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bantah Gosip Jadi Penasehat Partai, Pilih Lakukan Ini Setelah Purna Tugas

Ini merupakan langkah awal dalam penanganan kasus tersebut.

Fannky juga menyatakan bahwa meskipun ada beberapa kendala dalam mengungkap dugaan kasus ini, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan terduga pelaku sejak jam 15.00 WIB pada hari sebelumnya, dan penahanan berlanjut hingga subuh keesokan harinya.

Kapolresta Cilacap menegaskan bahwa saat ini sudah ada 5 orang siswa yang telah diperiksa terkait insiden ini.

Dua di antaranya adalah terduga pelaku, sementara tiga siswa lainnya masih berstatus sebagai saksi.

Baca Juga: Revitalisasi Keraton Surakarta Dilakukan Setelah Sekaten, Fokus di Kawasan Alun-Alun Utara

Terkait dengan dugaan kasus perundungan ini, Polres Cilacap telah memberikan hasil pemeriksaan kepada pihak Sekolah, Forkopimda, dan Perangkat Desa untuk tindakan lebih lanjut.

Sebelumnya, video yang beredar di media sosial menunjukkan siswa SMP melakukan penganiayaan terhadap salah satu teman di sekolahnya.

Meskipun lokasi penganiayaan tersebut tidak jelas, video tersebut menunjukkan bahwa pelaku menendang kepala dan perut korban.

Baca Juga: Cara Menggunakan Fitur Baru Jam di Spotify, Bisa Buat Playlist Lagu Ramai-ramai dengan Teman

Selain pelaku, beberapa siswa lainnya turut menonton aksi kekerasan tersebut.

Pelaku perundungan telah diamankan di kediamannya, dan kejadian ini hampir mengakibatkan tindakan amuk massa dari masyarakat setempat.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )