Kapolsek Komodo Pelaku Penganiayaan Satpam Akhirnya Minta Maaf ke Korban Setelah Viral

Elsa Krismawati
Sabtu 16 September 2023, 17:17 WIB
Saat Kapolsek Komodo meminta maaf ke korban usai kasus penganiyaan viral (Sumber : instagram @ayoberani.laporkan)

Saat Kapolsek Komodo meminta maaf ke korban usai kasus penganiyaan viral (Sumber : instagram @ayoberani.laporkan)

INFOSEMARANG.COM - Sosok Ivans Drajat, yang baru-baru ini menjadi perbincangan viral karena tindakan brutalnya dalam penganiayaan seorang satpam di Bank di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya berdamai dan minta maaf pada korban.

Ivans Drajat, Kapolsek Komodo, diketahui telah mendatangi rumah Guido Andre Sandi, korban dari insiden tersebut, untuk mencari penyelesaian secara kekeluargaan.

Pada tanggal 15 September 2023, akun Instagram @ayoberani.laporkan membagikan foto yang memperlihatkan momen tersebut.

Baca Juga: Terbakar Hebat, TPA Putri Cempo Solo Lepas Asap Gelap Ternyata Ini Penyebabnya.

Dalam keterangan yang disertakan, akun tersebut menulis, "Kapolsek AKP Ivans Drajat meminta maaf kepada korban, sungkem ndlosor. Mungkinkah Kapolsek ini akan meminta maaf jika tidak menjadi viral?" dikutip Infosemarang.com pada tanggal 16 September 2023.

Dalam foto yang dibagikan tersebut, Ivans Drajat, yang berasal dari Jawa Timur, tampak mengenakan samping biru dan kaus berkerah warna krem kehijauan.

Sementara itu, korban Guido duduk di sebelahnya dengan samping sarung warna merah dan kaus berwarna biru dongker.

Baca Juga: Profil Hanif Alfattah Ketua BEM UNDIP yang Diduga Korupsi Dana ODM Total Puluhan Juta

Keduanya terlihat berjabat tangan dalam pose yang penuh keramahan, sambil tersenyum kepada satu sama lain.

Di slide berikutnya, pelaku dan korban kekerasan di ATM itu bahkan berfoto bersama sambil merangkul satu sama lain.

Reaksi warganet terhadap tindakan Ivans ini segera muncul.

Baca Juga: Pengakuan Pengantin Prewed di Bromo Saat Minta Maaf, Sebut Usaha Padamkan Api dengan Air Mineral

"Seharusnya judulnya 'terpaksa minta maaf karena viral', tulis seorang warganet

"Kalau tidak diviralkan, dia tidak akan pernah meminta maaf hahaha," tulis yang lain.

"Permintaan maaf itu hanya muncul karena viral, kalau tidak viral, mungkin tidak akan pernah ada permintaan maaf." balas yang lain.

Sebelumnya, Kapolsek Komodo ini menjadi viral karena melakukan kekerasan terhadap seorang petugas keamanan di salah satu unit Bank di wilayah Manggarai, NTT.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalan Penggaron Semarang, Satu Orang Meninggal Dunia di Tempat


Insiden tersebut terjadi karena Ivans merasa tersinggung setelah ditegur oleh satpam tersebut karena memasuki ATM dengan mengenakan helm.

Setelah penganiayaan tersebut, Guido, korban dari kejadian tersebut, harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Namun, kini kasus penganiayaan tersebut telah berakhir damai setelah sang pelaku meminta maaf.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )
Semarang Raya30 Juni 2026, 11:54 WIB

Ajak Anak Liburan Seru, Queen City Mall Hadirkan Event Capybara Bakery hingga 12 Juli

Queen City Mall menghadirkan wahana bertema Capybara Bakery untuk memeriahkan libur sekolah. Event Tuntunzai Capybara pertama di Semarang ini berlangsung di Atrium Queen City Mall mulai 24 Juni hingga 12 Juli 2026.
 (Sumber: )