Pusing Dibikin Viral Terus Netizen,Arinal Djunaidi Gubernur Lampung Ngamuk ke Wartawan,Suruh Hapus Video:Bahaya ini

Elsa Krismawati
Selasa 16 Mei 2023, 11:53 WIB
Arinal Djunaidi Gubernur Lampung minta wartawan matikan rekaman, menyusul dirinya selalu viral di media sosial (Sumber : Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

Arinal Djunaidi Gubernur Lampung minta wartawan matikan rekaman, menyusul dirinya selalu viral di media sosial (Sumber : Tangkapan layar YouTube Kompas TV)

INFOSEMARANG.COM -- Arinal Djunaidi, Gubernur Lampung kembali menuai sorotan warganet, lantaran beredar video dirinya mengaku pusing selalu viral.

Saat itu, Arinal Djunaidi sedang melakukan kegiatan sosialisasi dan pembinaan pelayanan petugas penyelengaraan Ibadah Haji 2023 di Hotel Springhill Golden Tulip, Bandar Lampung.

Baca Juga: 6 Nama Kontroversial Bakal Caleg Perindo: Ustaz Yusuf Mansur, Vicky Prasetyo dan Aldi Taher

Saat melihat banyak awak media yang meliputnya, Arinal memerintahkan salah satu wartawan televisi nasional untuk menghapusnya.

Seperti dalam video yang dibagikan oleh akun Twitter @mazzini_gsp.

Terlihat dalam acara tersebut, Arinal sempat menghentikan pidatonya dan menegur wartawan yang tengah merekam video.

Baca Juga: Kabar Baik, WHO Hapus Status Cacar Monyet Sebagai Darurat Global!

Padahal, kegiatan tersebut berlangsung terbuka bagi kalangan jurnalis karena diinformasikan oleh Dinas Komunikasi,informasi dan statistik Provinsi Lampung.

"hapus dulu, saya lagi pusing saya, sebentar-sebentar diviralin. Nanti dibuat Gubernur marah karani ini itu jadi netizen. Ini semua saudara-saudara saya ko,jadi kamu awas ya, kamu kominfo ya?" kata Arinal, dikutip Infosemarang.com dari @mazzini_gsp, Selasa,16 Mei 2023.

Baca Juga: Top Skor Sementara Sepak Bola SEA Games 2023, Dua Mesin Gol Timnas Indonesia U22 Berpeluang Sabet Gelar

Wartawan tersebut menjawab bahwa dirinya berasal dari salah satu tv nasional.

Setelahnya, Gubernur Lampung itu meminta sang wartawan untuk mematikan rekaman tersebut karena dianggap bisa membahayakannya.

"nah, berbahaya ini. matiin" tegas dia.

Baca Juga: 9 Selebriti Bakal Caleg Partai Gerindra: Ada Musisi, Mantan Atlet hingga Pebalap Mobil

Video tersebut mendapat komentar pedas warganet yang menyaksikannya.

"kalau gamau diliput media, jangan jadi public figure, jadi action figure kumendaaaan," tulis @edon***

"Pejabat2 ini kalo pas musim kampanye lagi jogging ke pasar aja koar2 minta diliput, giliran udah jadi gak mau disorot kamera," tulis @bamban***

Baca Juga: Deretan Selebriti Bakal Caleg PAN: Verrell Bramasta Ikuti Jejak Venna Melinda hingga Crazy Rich Surabaya Tom Liwafa

"tugas wartawan ya meliput pak, kalo kamera suruh dimatiin ya gimana? pejabat publik ko takut dikritik laikan tangan saja ke kamera pak," tulis @antho***

"sudah berusaha tahan komentar di medsos selama sekian lama, tapi kok makin makin....," tulis @okti***

"lagian bapak kerjanya gak beres, kano benermah santai aja gak sih? mau tiap hari diliput dpn kameran juga," tulis @vinse***

Baca Juga: Deretan Selebriti Bakal Caleg PDI Perjuangan, Ada Once Mekel hingga Denny Cagur

Diketahui, usai acara tersebut Arinal kemudian melakukan santap siang bersama beberapa pejabat lainnya.

Dia juga enggan untuk diwawancarai awak media yang sedari pagi telah menunggunya. (*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )