Jokowi Sengaja Pilih Rute Berbeda dari Persiapan Gubernur Lampung,Bukan Prank Ternyata Ini Alasannya

Elsa Krismawati
Minggu 07 Mei 2023, 10:30 WIB
Jokowi beserta menteri BUMN,PUPR dan Perdagangan di Lampung (Sumber : Twitter Jokowi)

Jokowi beserta menteri BUMN,PUPR dan Perdagangan di Lampung (Sumber : Twitter Jokowi)

INFOSEMARANG.COM -- Kunjungan Presiden Jokowi ke Lampung tidak menggunakan rute yang sudah dipersiapkan oleh Gubernur Lampung.

Hal ini disinyalir merupakan kesengajaan dari Jokowi sendiri agar bisa merasakan secara nyata rusaknya kondisi jalan di Lampung.

Melansir tayangan YouTube Kompas TV, dalam agenda yang sudah direncanakan itu, kunjungan Jokowi dilanjut usai meninjau Pasar Natar.

Baca Juga: Update Perolehan Medali SEA Games 2023: Indonesia Salip Filipina di Peringkat 2

Seharusnya, Jokowi berhenti di Exit Tol Itera, area yang sudah sejak awal disediakan pihak Pemerintah Provinsi Lampung.

Kendati demikian, Jokowi lebih memilih untuk menggunakan Jalan Terusan Ryacudu,Lampung selatan dan menikmati sensasi jalan berlubang, penuh dengan genangan.

Baca Juga: Video Detik-detik Kapal Feri Merak-Bakauheni Terbakar, Penumpang Panik Cari Pelampung

Selanjutnya, orang nomor 1 RI itu dijadwalkan untuk meninjau ruas jalan di Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah.

Berbeda dengan yang direncankan Gubernur Lampung, Jokowi lebih memilih untuk melewati jalan Kota Gajah yang jelek daripada jalan mulus yang sudah disiapkan.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Tempat Jual Tahu Bakso Semarang untuk Oleh-oleh

Tak sampai disitu, Jokowi kemudian melintasi Jalan Seputih Rahman, yang sebetulnya tidak ada dalam agenda kunjungan Jokowi ke Lampung.

Bey Machmudin, selaku Deputi Bidang Protokol Pers dan Media menuturkan, bahwa Presiden sengaja melakukan itu lantaran ingin langsung merasakan dan melihat kondisi sebenarnya di Provinsi Lampung.

Baca Juga: Tampil Cantik, Kate Middleton Pakai Anting Putri Diana dan Kalung Ratu Elizabeth

"Ya, ada (perubahan rute). Pertama dari bandara ke Pasar Natar. Kemudian titik kedua sudah berubah dibanding diagendakan sebelumnya," ujar Bey, dikutip Infosemarang.com dari Kompas TV, Jum'at 5 Mei 2023

Bukan tanpa alasan,Bey menyampaikan apa yang jadi kehendak Jokowi ini dilatarbelakangi pengaruhnya terhadap distribusi logistik.

Baca Juga: Raja Charles III Dinobatkan Jadi Raja Inggris, Pakai Mahkota Berusia 360 Tahun

"Bapak minta jalan yang betul-betul rusak. Bapak sampaikan ini sangat berpengaruh sekali ke distribusi logistik dan biaya ekonomi tinggi," ujar Bey.

Bey mengatakan, saking rusaknya jalan yang dilalui, rute jarak pendek bisa memakan waktu 10-15 menit.

"Jadi kebayang kalau jalan panjang, berapa lama dan itu betul-betul menghambat distribusi barang logistik," ujar Bey.

Baca Juga: Bakal Comeback Bareng EXO, Baekhyun Ganti Warna Rambut Jadi Blonde

Dari pantauan Infosemarang.com di media sosial Twitter, rombongan kepresidenan sampai harus berhenti lantaran mobil dinas Presiden nyangkut di ruas jalan yang dilewati Jokowi.

Melihat perubahan rute jalan yang dilalui Jokowi berbeda dari yang sudah dipersiapkan Gubernur Lampung, banyak warganet yang menyebut Arinal Junadi kena prank.

Baca Juga: Ikhlaskan Medali Perunggu meski Finish Ketiga, Ihza Muhammad: Mau Tidak Mau Harus Terima

Hal ini lantaran, beberapa hari sebelumnya diketahui pemerintah provinsi lampung ketar-ketir dengan agenda kunjungan Presiden.

Membuat beberapa ruas jalan yang direncanakan untuk dilewati Jokowi dan rombongan, gercep diperbaiki dengan sistem kebut semalam.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )