Pelaku Pengecoran Mayat Bos di Semarang Diamankan, Ngaku Puas Hingga Tak Menyesal.Netizen:Pelajaran Bagi..

Elsa Krismawati
Kamis 11 Mei 2023, 16:52 WIB
Muhammad Husein, pelaku pengecoran dan mutilasi bos isi ulang air di Tembalang,Semarang saat dimintai keterangan lewat konferensi Pers di Polrestabes Semarang (Sumber : Instagram/@infocegatansukoharjo)

Muhammad Husein, pelaku pengecoran dan mutilasi bos isi ulang air di Tembalang,Semarang saat dimintai keterangan lewat konferensi Pers di Polrestabes Semarang (Sumber : Instagram/@infocegatansukoharjo)

INFOSEMARANG.COM -- Pelaku pengecoran dan mutilasi bos di Tembalang,Semarang akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Diketahui, setelah dua hari buron akhirnya pria yang diketahui bernama Muhammad Husein itu, berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya.

Melansir unggahan @infocegatansukoharjo, Muhammad Husein pada wartawan menuturkan dirinya tak menyesal lantaran bunuh sang atasan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Janji Kawal Kasus Guru Muda ASN Pangandaran,Respon Warganet Diluar Prediksi

Hal ini lantaran, atasannya yang bernama Irwan Hutagalong itu kerap kali memarahi pelaku dan main tangan.

Kesal dan sakit hati kemudian berujung dendam, Husein akhirnya nekat habisi nyawa bosnya tersebut, dengan memukul hingga memutilasi korban.

Baca Juga: Berawal dari Dendam dan Sakit Hati,Pelaku Pengecoran Bos di Semarang Mutilasi Tangan Korban Karna ini

"karena sering ngomel-ngomel sama saya makanya saya potong kepalanya, tanganya karena dia sering pake buat mukul saya" Jawab Husein, dikutip Infosemarang.com dari @infocegatansukoharjo, 11 Mei 2023.

Husein mengaku tak menyesal telah melakukan hal keji itu pada bosnya, lantaran kini ia merasa sudah terbalaskan.

Baca Juga: Thailand dan Vietnam, Dua Tim yang Tidak Pernah Gagal Lolos dari Babak Grup Sepak Bola SEA Games Sejak Edisi Pertama

"enggak menyesal, karena dendam saya sudah terlampiaskan". ujar Husein

Mendengar pernyataan pelaku mutilasi bos di Semarang itu,ragam respon dilontarkan warganet. 

Beberapa menilai bahwa hal ini dapat dijadikan pembelajaran supaya dapat menjaga lisan. 

Baca Juga: Tayang 11 Mei 2023, Spoiler dan Link Nonton The Good Bad Mother Episode 6 Sub Indo, Jam Berapa dan Dimana?

"itulah kenapa lidah lebih lancip dari pedang, karena memang sebegitu bahayanya lidah"tulis @rahm***

"buat pelajaran buat bos yang semenan-mena sama bawahan, tidak semua bawahan mau diperlakukan semaunya" tulis @sury****

Warganet juga menilai jika dendam pribadi sangat berbahaya karena tidak ada satu orangpun yang tahu isi hati orang lain.

Baca Juga: 4 Doa Meminta Pekerjaan, Baca Berulang agar Dapat Pekerjaan dan Rezeki yang Halal

"kalau sudah penuh dendam, memang menurutnya tak ada kesalahan yang harus dia sesali " tulis @kurnia****

Kini, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)