MIRIS!Ungkap Pungli di Pemkab Pangandaran,Kepala BPKSDM Malah Sebut Husein Punya Masalah Kejiwaan

Elsa Krismawati
Rabu 10 Mei 2023, 19:03 WIB
Begini pengakuan Husein soal ancaman dan tekanan yang didapatnya usai laporkan ada pungli di Pemkab Pangandaran (Sumber : instagram undercover.id)

Begini pengakuan Husein soal ancaman dan tekanan yang didapatnya usai laporkan ada pungli di Pemkab Pangandaran (Sumber : instagram undercover.id)

INFOSEMARANG.COM -- Pengakuan Husein Ali Rafsajani soal pungli di Pemkab Pangandaran berujung tuduhan tak mengenakan dari kepala BPKSDM setempat.

Seperti yang diketahui, baru-baru ini viral video guru muda di Pangandaran curhat melalui akun TikToknya soal alasan mundur jadi PNS.

Miris, bukannya mengakui kesalahan dan memberikan klarifikasi soal keberadaan pungli, Kepala BPKSDM malah sebut Husein tak layak jadi PNS lantaran punya masalah kejiwaan.

Baca Juga: Inara Rusli Kali Ini Berseteru dengan Ibu Virgoun: Kalau Ada Masalah Ngomong Langsung Aja!

Dilansir dari TikTok pribadi Husein bernama @husein_ar, dibagikan rekaman Kepala BPKSDM saat diwawancarai wartawan setempat.

"sebetulnya dia tidak layak jadi PNS,karena waktu tes kesehatan jiwa itu dia tidak lulus. berarti dia secara kejiwaan tidak layak jadi PNS." seperti yang dikutip Infosemarang.com dari Tiktok @husein_ar rabu,10 Mei 2023.

Baca Juga: Tayang Malam ini, Nonton Drakor The Good Bad Mother episode 5 sub Indo Telegram,Nodrakor dan Dramaqu

Tak sampai disitu, Kepala BPKSDM Pangandaran membatah semua tudingan Husein.

Hal ini turut menarik simpati dari Guntur Romli, salah satu pegiat media sosial di Twitter.

Guntur menyematkan artikel berita yang berjudul ASN di Pangandaran Mengundurkan Diri Saat Dipaksa Cabut Laporan Pungli, Pemkab Bantah Semua Tuduhan.'

Baca Juga: Konser Coldplay Sebentar Lagi, Berikut 7 Tips Terhindar Penipuan Tiket Konser Palsu

Dalam artikel, diterangkan bahwa Pemkab Pangandaran melalui Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menepis semua tudingan Husein.

Dikatakan Kepala BKPSDM, pihaknya memang tidak menganggarkan dana transportasi peserta CPNS ke lokasi Pelatih Dasar (Latsar) di Bandung.

Baca Juga: Cuitan Lawas Tiara Andini Soal Pelaku Pelecehan Kembali Viral, Warganet: Pantes Dapat Laki Begitu

Sebab, Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) bakal menggelar kegiatan Latsar CPNS secara online alias daring.

Sebelumnya, Husein sendiri mengatakan alasannya mundur sebagai CPNS karena mengaku lapor adanya pungli melalui lapor.go.id.

Karena laporan bersifat anonim, pihak BPKSDM menuding sembarangan orang di sekitarnya.

Baca Juga: Cuitan Lawas Tiara Andini Soal Pelaku Pelecehan Kembali Viral, Warganet: Pantes Dapat Laki Begitu

Hingga ia merasa tak enak, dan memutuskan untuk mengaku bahwa dirinya yang melapor.

Hal ini dilakukan lantaran tak tega melihat sesama rekan CPNS terkena imbas pelaporan yang dilakukannya.

Sempat diancam akan dipecat, hingga disidang selama 6 jam dan dicecari pertanyaan, Husein mantap mengundurkan diri jadi PNS setelah satu tahun digantung tanpa kejelasan.

Baca Juga: Anak Sangat Aktif, Dinda Hauw Pusing Memikirkan Rencana Sunat Putra Pertama

Kini kasusnya turut menarik sejumlah simpati beberapa tokoh seperti Susi Pudjiastuti.

Sementara itu, kabar terbaru menyebut Bupati Pangandaran mengundang Husein untuk datang ke Setda setelah akun instagram pribadi miliknya diserbu warganet.(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )