Rumah View Air Terjun di Cianjur yang Viral Becek, Abah Jajang: Gapapa yang Penting Nambah Saudara

Noorchasanah Anastasia
Minggu 30 April 2023, 05:57 WIB
Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat, yang viral dan ditawar hingga Rp 2,5 miliar. (Sumber : Instagram @tukang_ulinn5)

Rumah Abah Jajang di Cianjur, Jawa Barat, yang viral dan ditawar hingga Rp 2,5 miliar. (Sumber : Instagram @tukang_ulinn5)

INFOSEMARANG.COM -- Pemilik rumah viral di Cianjur, Abah Jajang, mengaku tak masalah jika rumahnya kini terlihat berbeda dibanding sebelum viral.

Seperti diketahui, rumah dengan view air terjun di Cianjur ini kini makin banyak dikunjungi netizen yang penasaran.

Rumah yang dulu banyak terhampar rerumputan hijau, kini tak lagi terlihat, seperti pada video unggahan akun @kiyooo.04.

Bahkan saat musim hujan, tanah yang biasanya ditumbuhi rerumputan, sekarang terlihat becek.

Baca Juga: Viral Video Imam Masjid di Bandung Diludahi Pria Bule, Polisi akan Koordinasi ke Imigrasi

Meski begitu, Abah Jajang mengaku tak masalah.

Baginya rumput-rumput hijau tersebut bisa tumbuh kembali.

Abah Jajang menilai jika ia bahagia banyak yang berkunjung ke rumahnya karena memperbanyak saudara dan mempererat silaturahmi.

"Enggak apa-apa, nanti tumbuh lagi," kata Abah Jajang.

"Yang penting nambah saudara," lanjutnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial rumah di Cianjur, Jawa Barat, milik Abah Jajang.

Rumah yang berada di tengah sawah ini memiliki pemandangan yang indah.

Selain itu, pemandangan air terjun di belakang rumah Abah Jajang juga menambah keindahan kawasan di sekitar rumah, yakni Air Terjun Citambur.

Rumah sederhana ini berlokasi di Kampung Rawa Dewa, Desa Karangjaya, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur.

Sejak viral pada akhir Maret 2023 lalu, rumah ini menjadi sorotan warganet.

Warganet pun ramai-ramai berkemah di area rumah Abah Jajang.

Baca Juga: 3 Drakor On Going April 2023, Bisa Ditonton Sambil Ngabuburit

Terlihat dari unggahan akun Twitter @mountnesia, ada sebuah tenda yang didirikan di belakang rumah Abah Jajang.

Tampak pula orang-orang yang bersantai di pekarangan rumah kecil tersebut.

Video yang ditonton lebih dari 450 ribu kali ini menuai komentar pro dan kontra netizen.

Bukan tanpa alasan, komentar kontra netizen ini muncul dari kekhawatiran kebersihan area rumah setelah viral.

Banyak netizen yang khawatir jika kedatangan orang beramai-ramai ke rumah Abah Jajang akan membuat kotor lingkungan sekitar.

Warganet yang berkeinginan menyambangi rumah ini pun diharapkan tetap menjaga kesopanan dan kebersihan.

Baca Juga: Trending Di Twitter Soal Final Destination 2 Ini Sinopsis Cerita dan Info Situs Link Nonton Filmnya!

Sementara itu, Abah Jajang, pemilik rumah sudah biasa menerima orang-orang yang berkemah di rumahnya.

Bahkan alasan ia menolak menjual rumahnya lantaran ia tak ingin kehilangan momen silaturahmi dengan orang-orang tersebut.

Selama ini, Abah Jajang selalu menerima orang yang hendak berkemah di area rumahnya tanpa memungut biaya apa pun.

"Kalau dijual nanti berkurang saudaranya. (Orang-orang yang nge-camp gratis dirumah abah)," tuturnya seperti dikutip akun @mountnesia.

Sebagai alternatif lain, netizen yang hendak menikmati pemandangan Air Terjun Citambur, bisa mengunjungi satu lokasi lagi.

Yakni camping ground yang berada tidak jauh dari rumah Abah Jajang.

Baca Juga: Nonton Drakor Oasis Episode 9 Tayang Kapan dan Dimana? Jadwal Tayang Oasis Lengkap LINK nonton Sub Indo

Di sini tersedia area yang cukup luas untuk mendirikan tenda.

Sama halnya dengan rumah Abah Jajang, di camping ground juga bisa melihat secara langsung keindahan Air Terjun Citambur.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)