Simak Tips Agar Aman dari Hipertensi Meski Makan Daging Saat Idul Adha

Elsa Krismawati
Selasa 27 Juni 2023, 20:30 WIB
Inilah tips aman dari hipertensi (Sumber : pixabay)

Inilah tips aman dari hipertensi (Sumber : pixabay)

INFOSEMARANG.COM-- Hari Raya Idul Adha adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia.

Salah satu tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan ini adalah makan daging kurban, terutama daging kambing.

Namun, bagi mereka yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, konsumsi daging kambing perlu diperhatikan dengan cermat.

Baca Juga: Viral Ibu Diduga Marahi dan Pukuli Anak di Stasiun Purwokerto Gegara Ketinggalan Kereta

Lantas bagaimana tips aman makan daging kambing bagi orang yang hipertensi saat Idul Adha nanti?

Simak berikut ulasan agar aman dari Hipertensi berikut ini.

1. Membatasi jumlah konsumsi daging

Pertama, penderita hipertensi sebaiknya membatasi jumlah konsumsi daging kambing.

Baca Juga: Vincent Rompies Menyesal Jadi Saksi Pernikahan Enzy Storia, Ini Penyebabnya

Hal ini karena, daging kambing memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, terutama pada bagian lemaknya.

Lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Oleh karena itu, sebaiknya penderita hipertensi hanya mengonsumsi sejumlah kecil daging kambing untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Masakan untuk Memanfaatkan Daging Kurban saat Idul Adha

2. Pilih daging kambing yang rendah lemak

Kedua, pilihlah potongan daging kambing yang rendah lemak.

Bagian daging yang rendah lemak seperti daging tanpa kulit, daging tanpa lemak, atau bagian daging yang memiliki sedikit lemak akan lebih baik bagi penderita hipertensi.

Baca Juga: 1 Juli 2023 Simpang Lima Semarang Ditutup, Simak Info Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

Menghindari konsumsi lemak yang berlebihan dapat membantu mengontrol tekanan darah.

3. Tidak kebanyakan Minyak.

Penderita hipertensi sebaiknya menghindari mengonsumsi daging kambing yang digoreng atau digoreng dalam minyak banyak.

Pengolahan makanan dengan cara ini dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh dan kolesterol, yang dapat berdampak negatif pada tekanan darah.

Baca Juga: Kisah Bocil 12 Tahun Naik Kereta Api Sendiri dari Solo ke Jakarta, Gemas! Ada Surat Ijin Dari Ortu

Sebaiknya pilihlah metode pengolahan seperti memanggang, merebus, atau memasak dengan cara yang lebih sehat.

4. Menjaga porsi daging

Selain itu, penting untuk memperhatikan ukuran porsi saat makan daging kambing.

Mengonsumsi porsi yang terlalu besar dapat meningkatkan asupan kalori dan lemak secara keseluruhan.

Baca Juga: Minim Persiapan Jelang Piala Dunia U-17 2023, Inilah Skuad Timnas Indonesia U-17 saat Terakhir Kali Tanding di Event Internasional

Sebaiknya penderita hipertensi membatasi jumlah konsumsi daging kambing dan memperbanyak konsumsi sayuran,

Tambahkan buah-buahan, dan makanan rendah lemak lainnya untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

5. Hindari garam berlebih

Selanjutnya, perhatikan cara pengolahan dan bumbu yang digunakan dalam menyajikan daging kambing.

Baca Juga: Lokasi Salat Idul Adha 2023 Muhammadiyah di Semarang, Lengkap!

Hindari penggunaan bumbu yang tinggi garam atau penyedap rasa yang mengandung natrium berlebih.

Konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah.

Gunakan rempah-rempah alami, seperti bawang putih, bawang merah, jahe, atau kunyit, untuk memberikan cita rasa pada daging kambing.

Demikian itu tips agar aman dari hipertensi meskipun makan daging saat Idul Adha.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)