Awas Kebablasan, Ini Dampak Buruk Self Love Berlebihan yang Wajib Diketahui

Arendya Nariswari
Rabu 01 November 2023, 08:45 WIB
Ilustrasi self love (Sumber : Unsplash/@Jackson David)

Ilustrasi self love (Sumber : Unsplash/@Jackson David)

INFOSEMARANG.COM - Dampak buruk self love berlebihan ternyata bisa membuat seseorang menjadi toxic di lingkungan mereka.

Mencintai diri sendiri adalah hal yang penting untuk dilakukan. Dengan mencintai diri sendiri, kita akan lebih menghargai dan menghormati diri kita sendiri.

Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, kesehatan mental, dan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Baca Juga: STOP Lakukan 8 Hal Ini Jika Kamu Memang Cinta dengan Pasanganmu

Namun, mencintai diri sendiri secara berlebihan juga dapat menimbulkan dampak buruk. Kondisi ini dikenal dengan istilah toxic self love.

Toxic self love adalah kondisi di mana seseorang mencintai diri sendiri secara berlebihan, sehingga mengabaikan orang lain dan menganggap dirinya superior.

Berikut adalah beberapa dampak buruk dari toxic self love:

  • Ketidakmampuan untuk menerima kritik

Orang yang memiliki toxic self love biasanya tidak tahan terhadap kritik. Mereka merasa bahwa mereka selalu benar dan tidak perlu dikritik oleh orang lain. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan diri mereka.

Baca Juga: Sadis! Sakit Hati Di-Kick Dari Grup WA, Seorang Pria Lakukan Pembunuhan di Bandung

  • Kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain

Orang yang memiliki toxic self love biasanya hanya fokus pada diri mereka sendiri. Mereka tidak peduli dengan perasaan orang lain dan cenderung mementingkan diri sendiri. Hal ini dapat membuat mereka sulit menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain.

  • Perilaku agresif

Toxic self love dapat menyebabkan seseorang menjadi agresif terhadap orang lain. Mereka merasa bahwa mereka berhak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, bahkan jika itu merugikan orang lain.

  • Gangguan mental

Toxic self love dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan mental, seperti gangguan kepribadian narsistik dan gangguan kepribadian antisosial.

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari toxic self love:

  • Terima kekurangan diri sendiri

Semua orang memiliki kekurangan. Penting untuk menerima kekurangan diri sendiri dan tidak berusaha untuk menjadi sempurna.

Baca Juga: VIRAL Dua Bocah 10 Tahun Menikah, Begini Dampak Pernikahan Di Bawah Umur yang Harus Diketahui Sejak Dini

  • Berfokus pada hal-hal positif

Alih-alih fokus pada kekurangan, cobalah untuk fokus pada hal-hal positif yang ada dalam diri Anda.

  • Bersikaplah rendah hati

Jangan menganggap diri Anda superior dari orang lain. Bersikaplah rendah hati dan menghargai orang lain.

Mencintai diri sendiri adalah hal yang penting, tetapi penting untuk melakukannya secara sehat. Hindari toxic self love agar Anda dapat menjalani hidup yang bahagia dan sejahtera.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )