Ciri Cowok Mokondo yang Wajib Diwaspadai, Awalnya Manis tapi Lama-lama Kelakuannya Bikin Miris

Arendya Nariswari
Rabu 01 November 2023, 07:00 WIB
Ilustrasi cowok mokondo (Sumber : Unsplash/Mediamodifier)

Ilustrasi cowok mokondo (Sumber : Unsplash/Mediamodifier)

INFOSEMARANG.COM - Dalam dunia percintaan, ada berbagai macam tipe pria yang bisa kita temui. Ada pria yang baik hati, perhatian, dan bertanggung jawab. Namun, ada juga pria yang hanya memanfaatkan wanita untuk mendapatkan keuntungan. Pria matre seperti ini sering disebut sebagai cowok mokondo, atau modal kolor doang.

Cowok mokondo adalah pria yang hanya memanfaatkan wanita untuk mendapatkan keuntungan materi.

Mereka biasanya hanya tertarik pada wanita yang memiliki uang atau status sosial yang tinggi. Cowok mokondo tidak akan segan-segan untuk memanipulasi dan memanfaatkan wanita untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Baca Juga: Persiapan Stadion Selesai 100 Persen, Indonesia Siap Helat Piala Dunia U-17 2023

Berikut adalah beberapa ciri cowok mokondo yang harus diwaspadai:

  • Selalu membicarakan uang

Cowok mokondo biasanya selalu membicarakan uang. Mereka akan selalu bertanya tentang pekerjaan, penghasilan, dan aset yang dimiliki oleh wanita yang mereka dekati. Mereka juga akan sering memamerkan kekayaan dan kesuksesan mereka.

  • Selalu ingin ditraktir

Cowok mokondo biasanya selalu ingin ditraktir. Mereka akan selalu meminta wanita untuk membayar makan, nonton, atau jalan-jalan. Mereka juga akan sering meminta pinjaman uang.

  • Selalu mencari keuntungan

Cowok mokondo selalu mencari keuntungan dari hubungan mereka dengan wanita. Mereka akan memanfaatkan wanita untuk mendapatkan pekerjaan, promosi, atau koneksi.

Baca Juga: November 2023: Daftar Hari Libur Nasional Tanggal Merah dan Cuti Bersama, Cek Selengkapnya

  • Tidak pernah mau bekerja keras

Cowok mokondo biasanya tidak mau bekerja keras. Mereka lebih suka mendapatkan uang dengan cara yang mudah, seperti memanfaatkan wanita.

  • Selalu ingin terlihat sempurna

Cowok mokondo biasanya selalu ingin terlihat sempurna di mata wanita. Mereka akan sering berbohong atau memalsukan identitas mereka.

Jika Anda menemukan pria yang memiliki ciri-ciri di atas, maka sebaiknya Anda waspada. Hindari untuk menjalin hubungan dengan cowok mokondo karena mereka hanya akan membuat Anda menderita.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Seorang Breadcrumber, Awas Bisa Bikin Calon Pacar Menjauh

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari cowok mokondo:

  • Jangan terburu-buru untuk menjalin hubungan

Luangkan waktu untuk mengenal pria tersebut lebih baik sebelum menjalin hubungan  asmara dengannya.

  • Jangan mudah percaya dengan omong kosongnya

Jangan mudah percaya dengan segala hal yang dikatakan oleh pria tersebut. Periksa kebenarannya terlebih dahulu.

  • Jangan terlalu bergantung padanya

Jangan terlalu bergantung pada pria tersebut. Pastikan Anda memiliki kehidupan dan teman sendiri.

  • Bersikap tegas

Jika Anda merasa bahwa pria tersebut adalah cowok mokondo, maka bersikaplah tegas dan tinggalkan dia.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)